Selasa, 28 April 2026

Dari Kampus ke Pasar Global, Wamendag Roro Bangkitkan Semangat Kewirausahaan Mahasiswa Unair

Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri mengajak mahasiswa untuk berani melangkah dari bangku kuliah menuju dunia usaha yang berdaya saing global. Dalam kuliah umum yang mengusung tema ‘Empowering Growth: Young Entrepreneurs For a Better Future’ di Universitas Airlangga (Unair), Surabaya, Jawa Timur, Selasa (28/4). Wamendag Roro menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam mengubah potensi bonus demografi menjadi kekuatan ekonomi nasional.

Wamendag Roro menilai, tingginya jumlah penduduk usia produktif harus diiringi dengan kesiapan menciptakan lapangan kerja. Oleh karena itu, semangat kewirausahaan di kalangan mahasiswa perlu terus dibangkitkan.

“Indonesia memiliki peluang besar untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 melalui bonus demografi. Saat ini, sekitar 70 persen penduduk Indonesia berada pada usia produktif. Potensi ini harus dikelola secara optimal agar menjadi kekuatan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Sebagai bagian dari generasi produktif, mahasiswa memiliki peran strategis untuk mengoptimalkan peluang tersebut melalui kewirausahaan,” ujar Wamendag Roro.

Wamendag Roro menambahkan bahwa saat ini, rasio kewirausahaan Indonesia masih berada di kisaran 3,29 persen. Angka tersebut menunjukkan perlunya dorongan lebih besar agar Indonesia dapat mencapai tingkat kewirausahaan ideal sebagai fondasi menuju negara maju.

Kementerian Perdagangan, lanjut Wamendag Roro, berkomitmen mendukung pengembangan kewirausahaan nasional. Menurutnya, waralaba dapat menjadi salah satu pendorong utama kewirausahaan karena memungkinkan pelaku usaha tidak memulai bisnis dari nol dengan didukung sistem yang terstandardisasi, serta pendampingan berkelanjutan dari pemberi waralaba.

Di samping itu, Kemendag terus mendorong pengembangan kewirausahaan melalui berbagai program dan fasilitasi, termasuk perluasan akses pasar dalam negeri, salah satunya melalui kemitraan dengan pelaku usaha besar dan ritel modern.

“Kemendag telah memfasilitasi penjajakan kesepakatan bisnis (business matching) antara 804 UMKM dengan sejumlah perusahaan besar seperti MAP Group, IKEA, dan Metro Department Store. Saat ini, sebanyak 107 UMKM berhasil lolos kurasi,” ungkap Wamendag Roro.

Tidak hanya itu, Wamendag Roro menjelaskan bahwa business matching tersebut turut dilakukan antara UMKM sektor pangan dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) KAI Services. Sejauh ini, sebanyak enam UMKM telah terpilih dan bermitra resmi dengan KAI Services.

Selain memperluas akses pasar dalam negeri, Wamendag Roro mengungkapkan bahwa Kemendag juga mendorong pelaku usaha untuk menjajaki pasar internasional. Upaya ini dilakukan melalui jaringan perwakilan perdagangan di luar negeri, seperti Atase Perdagangan dan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) yang memfasilitasi promosi, penjajakan pasar, hingga transaksi ekspor.

Lebih lanjut, Wamendag Roro menyampaikan bahwa peluang pasar global terbuka luas bagi pelaku usaha, termasuk bagi mahasiswa yang mampu menghadirkan produk berkualitas dan berdaya saing. Oleh karena itu, mahasiswa didorong untuk mulai membangun usaha sejak dini serta memanfaatkan berbagai program dan fasilitasi yang telah disediakan pemerintah.

Melalui kegiatan ini, Wamendag Roro berharap makin banyak mahasiswa yang terinspirasi untuk menjadi wirausahawan muda yang tangguh, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan pasar. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan dunia usaha dalam menciptakan ekosistem kewirausahaan yang berkelanjutan.

Sementara itu, Rektor Unair Muhammad Madyan menyampaikan bahwa melalui berbagai program inkubasi bisnis dan kolaborasi industri, Unair berkomitmen memastikan mahasiswa tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja. Ia menambahkan, kegiatan kuliah umum ini diharapkan dapat memperkaya wawasan praktis mahasiswa, membantu mereka memahami dinamika dunia usaha, serta mendorong keberanian untuk memulai usaha.

Ditemui di sela kegiatan kuliah umum, peserta sekaligus pemilik usaha @savoreatbites, Jihan Anisa Rohmah mengaku senang dapat mengikuti kegiatan kuliah umum ini. Mahasiswa Fakultas Perikanan dan Kelautan Unair tersebut menilai materi yang disampaikan memberikan wawasan baru, terutama terkait pentingnya memperluas relasi dan jejaring usaha. Jihan berharap, pemerintah dapat terus menjembatani pelaku UMKM agar mampu berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Senada dengan Jihan, salah satu peserta lainnya sekaligus pemilik usaha @dapoer_ummie Jeihan Anastasya menyampaikan bahwa kuliah umum ini memberikan banyak inspirasi dalam mengembangkan usahanya. Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Unair tersebut menilai bahwa dukungan pemerintah sangat dibutuhkan, khususnya dalam membantu UMKM agar dapat tumbuh secara berkelanjutan dan memiliki akses pasar yang lebih luas.