Selasa, 05 April 2016

Echelon Indonesia 2016 Didukung Oleh BEKRAF, Menyorot Pertumbuhan Industri e-Commerce dan FinTech di Indonesia


Diselenggarakan oleh e27.co dan DailySocial.id, pemain ternama dan pemain baru di bidang teknologi dan bisnis di Indonesia dan Asia berkumpul di Echelon Indonesia untuk menyinergikan teknologi, bisnis dan gaya hidup masyarakat untuk memberdayakan inovasi


Jakarta, 5 April 2016 – Echelon Indonesia 2016 yang didukung oleh BEKRAF, sebuah konferensi teknologi regional yang beradaptasi dengan pasar Indonesia, hari ini dibuka oleh Ricky Pesik selaku Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (BEKRAF) dan  Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. Dibagi menjadi tiga panggung utama (Start, Scale, dan Steer), Echelon Indonesia hari pertama diramaikan oleh deretan keynotes, panel, workshop juga pembahasan tren di masa mendatang dari tokoh ternama di bidang teknologi dan entrepreneurship di Indonesia maupun internasional seperti John Riady (Direktur Lippo Grup), Ridzki Kramadibrata (Managing Director Grab Indonesia), Hendrik Tio (CEO Bhinneka.com) dan Stefan Jung (Managing Partner Venturra Capital) dan yang lainnya. 

Diselenggarakan oleh e27.co dan DailySocial.id, Echelon Indonesia 2016 yang didukung oleh BEKRAF mengangkat tema “Empowering through Innovation”, sejalan dengan visi Echelon untuk memberdayakan Startups, korporasi maupun UKM di berbagai fase pertumbuhannya. Ketiga panggung utama Echelon Indonesia 2016 yang didukung oleh BEKRAF memiliki fokus pada pembahasan mengenai e-Commerce, disruptive technology, social entrepreneurship yang berdampak besar hingga pengembangan sumber daya manusia.

“Tahun ini, Echelon Indonesia kembali hadir sebagai wadah bagi Startups, korporasi maupun UKM untuk berkumpul dan berdiskusi mengenai perkembangan teknologi kedepan yang akan mendukung kemajuan seluruh aspek bisnis. Secara khusus, kami juga menyorot mengenai e-Commerce dan Financial Technology (FinTech) sebagai industri yang berkembang pesat secara vertikal di Indonesia. Dengan dukungan dari pemerintah melalui pemberitahuan roadmap e-Commerce di Indonesia, kami yakin bahwa setiap pihak yang terkait dalam industri ini harus bersinergi untuk mendorong bisnis berbasis teknologi semakin maju dan lebih terstruktur di masa depan.” ujar Thaddeus Koh, Co-Founder & COO e27.co 

Hal ini ditambahkan pula oleh Rama Mamuaya, Founder & CEO DailySocial.id, “Melalui Echelon Indonesia, kami ingin seluruh aspek bisnis bisa saling berdiskusi dan  mendapatkan berbagai pandangan dari tokoh teknologi  maupun entrepreneurship ternama sehingga lebih siap dalam menyambut era digital. Lebih dari itu, kami ingin pemain bisnis semakin lebih terbuka dan berinovasi dengan menerapkan teknologi sebagai basis bisnis mereka kedepannya.”  

Echelon Indonesia 2016 yang didukung oleh BEKRAF juga menghadirkan kualifikasi sesi akhir TOP 100 Startup Programme, pencarian startup dari Indonesia. Sebanyak 15 startups yang masuk ke dalam shortlist telah melakukan pitching atas produk dan pelayanannya dalam sesi tertutup yang dinilai oleh juri di hari pertama. Top 10 startups yang terpilih akan melakukan pitching langsung di panggung Start pada hari kedua Echelon Indonesia 2016.

-Selesai-
Tentang Echelon
Didirikan sejak tahun 2009, Echelon merupakan konferensi yang digelar oleh e27, dan dapat dikatakan sebagai salah satu wadah yang memfasilitasi pertumbuhan, penggalangan dana dan peluang bisnis bagi perusahaan teknologi. Echelon berfungsi sebagai titik nexus dimana pemimpin teknologi dan bisnis terhubung dengan generasi pengusaha selanjtnya yang mengembangkan teknologi baru untuk memberikan dampak kepada dunia bisnis serta masyarakat.

Diselenggarakan oleh e27 dan DailySocial.id dan didukung oleh Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf Indonesia), Echelon Indonesia 2016 merupakan sebuah konferensi global untuk pasar Indonesia yang dihadirkan bagi setiap perusahaan yang berkomitmen untuk mendorong bisnis mereka ke tingkat selanjutnya.

Tahun lalu, Echelon Indonesia dihadiri oleh lebih dari 800 peserta dan berhasil menghubungkan ratusan pemain di ekosistem startup di Indonesia, dimana hampir sepertempat dari startup yang melakukan pitching di Echelon berhasil meraih dana dari investor regional dan internasional. Echelon Indonesia, seperti event teknologi dan bisnis lainnya, berusaha terus menghubungkan para pegiat teknologi untuk berkolaborasi demi menghasilkan peluang yang lebih besar, ditambah dengan wawasan global serta pengalaman yang didapat dari pemimpin dunia.

Tentang e27
e27 adalah sebuah wadah yang dibangun untuk mendukung perusahaan internet di berbagai aspek bisnis yang dimiliki mencakup pembelajaran, koneksi, investasi, perekrutan, penjualan dan adopsi teknologi. e27 memiliki tiga elemen utama: media berita, panduan, dan event management.


Tentang DailySocial.id
DailySocial.id merupakan media teknologi yang berfokus pada informasi, opini dan discovery melalui artikel, video dan event. Tidak sekadar menulis artikel, DailySocial.id juga terlibat erat dalam proses pembentukan ekosistem teknologi di Indonesia bersama dengan pihak swasta, pemerintah maupun akademisi.
Berada dibawah naungan Merah Putih Inc, DailySocial.id memiliki visi dan misi untuk menjadi penyedia informasi seputar teknologi ke masyarakat dari berbagai kalangan.  Sesuai dengan moto “Teknologi  Untuk Semua”, DailySocial.id percaya bahwa teknologi dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan membuat manusia menjadi lebih baik.

Jumat, 01 April 2016

ASUS Hadirkan ZenWatch 2 di Indonesia

Pre-order sudah dapat langsung dilakukan secara online per hari ini di ASUS Store

Jakarta (1 April 2016) – ASUS kembali melakukan gebrakan dengan menyiapkan lini produk terbaru yaitu Zenwatch 2 yang sudah ditunggu-tunggu oleh para penggemarnya. Kehadiran Zenwatch 2 akan semakin memperkukuh posisi ASUS sebagai pemimpin global di era digital dan meramaikan persaingan di pasar wearable Indonesia.

Seperti diketahui, belakangan ini tren penggunaan perangkat smart wearable semakin menjamur di Indonesia. Tren tersebut ditandai dengan begitu besarnya demand dari para gadget mania terhadap perangkat pintar seperti smartwatch sehingga banyak pengguna yang membeli langsung ke negara lain seperti Amerika dan Eropa.

Sulitnya mendapatkan perangkat wearable pintar resmi menjadikan pasar black market semakin diminati. Berangkat dari masalah ini, ASUS Indonesia menghadirkan perangkat wearable pintar secara resmi di pasaran Indonesia yakni dengan menggelar pre-order di situs resmi ASUS Store Indonesia di http://store.asus.com/id per hari ini, 1 April 2016.

Selama masa pre-order yang berlangsung 1 sampai 10 April 2016, ASUS ZenWatch 2 akan dipasarkan dengan harga khusus mulai dari Rp2.499.000. Khusus pembelian ZenWatch Wren (metal silver strap) akan mendapatkan free rubber strap senilai Rp300.000. Tak hanya di ASUS Store, ASUS Indonesia juga bekerjasama dengan sejumlah marketplace terkemuka lainnya seperti Blibli, Dinomarket, Bhinneka, Mataharimall, dan Erafone.com. Pengguna juga bisa menikmati layanan cicilan dengan bunga 0% yang ditawarkan oleh online store tersebut.

“ASUS Zenwatch 2 bukan hanya sebuah jam tangan pintar yang canggih, tetapi juga elegan karena sudah didesain agar sesuai dengan fashion dan gaya hidup,” ucap Juliana Cen, Country Product Group Leader, ASUS Indonesia. “Ini wujud komitmen ASUS yang selalu memberikan yang terbaik dari sisi teknologi, namun juga memberikan kesan mewah di sisi desain,” ucapnya.

Bisa Menelefon dengan ZenWatch
Juliana mengatakan, Zenwatch 2 adalah jam tangan pintar berbasis Android Wear yang berfungsi sebagai asisten pribadi. Asisten pribadi ini mampu menampilkan notifikasi pesan dari ponsel, menampilkan notifikasi dari kalender dan juga notifikasi dari Google Now.

Salah satu fitur yang menarik dari smartwatch ini adalah adanya speaker yang dapat terhubung dengan smartphone via konektivitas Bluetooth. “Dengan begitu kita tidak perlu repot-repot merogoh kantong atau tas untuk mengambil smartphone saat ada panggilan telepon yang masuk,” sebut Juliana.

Mengisi Baterai Lebih Cepat dengan Fast Charging
Semakin canggih sebuah perangkat, Juliana menyebutkan, tentu berbanding lurus dengan semakin tingginya konsumsi daya. Untuk mengatasi masalah pada pengisian baterai, ASUS menghadirkan fitur Fast Charging pada ZenWatch 2.

Dengan Fast Charging, baterai ASUS ZenWatch 2 dapat terisi hingga 60% hanya dalam waktu 15 menit saja. Untuk pengisian hingga 100% atau mengisi penuh, smartwatch ini membutuhkan waktu sekitar 70 menit. Setelah itu, ASUS ZenWatch 2 siap untuk diajak berpetualang hingga 2 hari.

Terkait dengan pengisian baterai, berbeda dengan model sebelumnya, seri ASUS ZenWatch 2 hadir dengan charger magnetic. Tujuannya adalah untuk memudahkan pengguna saat melakukan pengisian daya baterai karena charger ini dapat langsung melekat dengan smartwatch saat akan dihubungkan.

Melengkapi Kualitas dan Gaya Hidup Digital Pengguna
Kehadiran ASUS ZenWatch 2, lanjut Juliana, akan melengkapi kualitas dan gaya hidup digital pengguna. “Berkat fitur kesehatan yang tersemat di dalamnya, kita bisa memanfaatkan smartwatch ini sebagai teman dalam berolahraga juga,” sebut Juliana. “Sebagai contoh, dengan aplikasi ASUS Wellness, kita bisa mendapatkan informasi mengenai seberapa jauh jarak yang sudah kita tempuh dan kalori yang sudah terbakar setiap hari,” sebutnya.

Tak hanya itu, Juliana menambahkan, ASUS ZenWatch 2 juga bisa diajak untuk bekerja. Hadirnya notifikasi pengingat yang bisa ditampilkan di layar smartwatch memudahkan pengguna untuk mengingat jawal pekerjaan. “Artinya, tidak ada lagi pekerjaan yang terlewatkan berkat adanya ASUS ZenWatch 2,” sebut Juliana.

Desain yang diusung oleh ASUS ZenWatch 2 ini juga dapat disesuaikan sehingga cocok dengan identitas pemakainya. Hal ini dimungkinkan karena ASUS menyediakan berbagai pilihan bahan untuk strap pengikat jam. Mulai dari stainless steel anti karat yang berkualitas dan tahan karat, bahan leather yang elegan dan bahan karet yang cocok untuk penggunaan outdoor.

“Dengan berbagai fitur dan fungsi yang ada di ASUS ZenWatch 2, bisa dikatakan bahwa smartwatch ini adalah wearable device terbaik yang pernah ada,” sebut Juliana. “Desain yang stylish dan elegan mampu menampilkan kemewahan yang luar biasa. Ditambah lagi wearable device ini memiliki sertifikasi IP67 yang berarti tahan terhadap debu dan air,” sebutnya.

Di Indonesia, ASUS ZenWatch 2 akan tersedia dalam pilihan:
- Sparrow (WI501Q) dengan pengikat karet (rubber) Rp 2.399.000
- Sparrow (WI501Q) dengan pengikat kulit (leather) Rp 2.599.000
- Sparrow (WI501Q) dengan pengikat metal (stainless) Rp 3.099.000
- Wren (WI502Q) dengan pengikat metal (stainless) Rp 3.099.000

Produk
ASUS Zenwatch 2
Sistem Operasi
Android Wear
Prosesor
Qualcomm Snapdragon 400 1,2GHz
RAM
512MB
Storage
4GB eMMC
Layar
AMOLED 1,45” (Wren) @ 280x280 pixel 273 ppi
AMOLED 1,65” (Sparrow) @ 320x320 pixel 278 ppi
2-finger touch, Gorilla Glass 3
Sensor
Accelerometer & Gyroscope with 6-Axis
1 x Micro USB
1 x micro HDMI
Konektivitas
WiFi 802.11b/g/n & Bluetooth 4.1
Audio
Built-in microphone and speaker (WI501Q)
Baterai
290mAh (WI502Q - Wren)
380mAh (WI501Q - Sparrow)
Dimensi
4,52x3,72x(1,04~ 1,18) mm - WI502Q
4,96x4,07x(0,94~ 1,09) mm - WI501Q
Bobot
50 gram - WI502Q
60 gram - WI501Q
Daya Tahan
IP67 – tahan debu dan air hingga kedalaman 1 meter

Tentang ASUS
ASUS adalah Top 2 produsen notebook konsumen dunia dan penghasil motherboard terbaik di dunia. ASUS mendesain dan memproduksi berbagai jenis produk IT untuk memenuhi segala kebutuhan sehari-hari, mulai dari notebook, tablet, PC desktop, server, perangkat jaringan, dan smartphone.

Dimotivasi oleh inovasi dan berkomitmen pada kualitas, ASUS berhasil memenangkan 4.368 penghargaan di 2014. Saat ini ASUS memiliki lebih dari 16.000 orang karyawan di seluruh dunia, di mana 5.200 orang di antaranya adalah insinyur di tim R&D (riset dan pengembangan) yang berkelas dunia. ASUS sangat fokus untuk menyediakan produk yang berkualitas, dengan desain yang menarik.

Di Indonesia, hingga akhir kuartal keempat 2015, GfK melaporkan bahwa di bisnis Notebook di Indonesia, ASUS terus menunjukkan tren pertumbuhan yang positif dan tetap menempati posisi pertama yang kuat dengan market share sebesar 31,6 persen. Di industri smartphone, menurut data IDC, hingga akhir 2015 ASUS meraih posisi sebagai TOP 2 brand di Indonesia dengan 15,9 persen pasar. Di industri tablet PC, data GfK per akhir Desember 2015 juga menunjukkan bahwa pangsa pasar ASUS terus meningkat, kini di posisi ketiga dengan 12 persen.

Kontak ASUS Indonesia


ASUS ROG GX700, Mesin Game Berkekuatan Super dengan Sistem Pendingin Cair

Pertama di dunia, dengan water cooling  system untuk kemampuan overclocking maksimal

Jakarta (31 Maret 2015) – Demi memuaskan  para hardcore gamer di Indonesia, ASUS dengan bangga mempersembahkan sebuah notebook gaming terkuat di sepanjang sejarah dunia perangkat mobile computing. Perangkat ini merupakan satu-satunya notebook gaming di dunia yang desain dengan sistem pendingin cair sekaligus memakai komponen tercanggih.

Menyandang nama ROG GX700, sudah jelas bahwa perangkat ini datang dari lini seri notebook gaming Republic of Gamers yang menawarkan performa ekstrim. Adapun ROG GX700 merupakan seri terkuat, dengan performa terhebat, berbekal spesifikasi paling gahar di lini tersebut karena dilengkapi prosesor Intel Core i7 generasi ke-6 dan juga grafis Nvidia terkuat.

“Hari ini kami dengan bangga mempersembahkan sebuah perangkat notebook gaming terbaik yang pernah diluncurkan, yakni ASUS ROG GX700,” ucap Juliana Cen, Country Group Leader ASUS Indonesia. “ROG GX700 merupakan sebuah mahakarya besar dan indah yang pernah diciptakan oleh tim engineer ASUS,” ucapnya.

Juliana menambahkan, ASUS GX700 tidak hanya sekedar menghimpun berbagai teknologi canggih di dalamnya. Namun juga disana, kata Juliana, terselip jiwa dan semangat berinovasi dari ASUS yang selalu berusaha mempersembahkan teknologi terbaik ke pasaran, khususnya pada para penggunya setia.

“ROG GX700 adalah representasi kesungguhan ASUS untuk selalu menghadirkan inovasi yang berkesinambungan dalam teknologi di perangkat notebook,” Juliana menambahkan. “Para pemilik ROG GX700 nantinya juga patut berbangga, sebab tidak hanya bisa menikmati sajian teknologi mutakhir, perangkat ini diproduksi dengan jumlah yang sangat terbatas,” tambah Juliana.

“Prosesor Intel Core generasi ke-6 yang memperkuat notebook ini mampu menghadirkan peningkatan paling signifikan yang pernah kita lihat dalam dunia komputasi. Intel Core generasi ke-6 memungkinkan masa aktif baterai yang lebih panjang dan grafis yang lebih baik untuk pengalaman video dan gaming yang lebih mulus dibanding prosesor generasi terdahulu,” sebut Yohan Wijaya, MNC Sales Director, Intel Indonesia.

Saat ini, Yohan menambahkan, pengguna semakin membutuhkan notebook yang tak hanya tipis dan ringan, namun juga sebagai sebuah mesin yang bertenaga. “Intel bangga bekerjasama dengan ASUS untuk memenuhi kebutuhan tersebut dan prosesor terbaru kami mampu menghadirkan responsivitas dan performa lebih tinggi, efisiensi energi, dan keamanan yang lebih baik. Dengan diperkuat oleh prosesor Intel Core generasi ke-6, inovasi PC saat ini berada di puncaknya,” tambahnya.

Notebook Pertama di Dunia Bersistem Pendingin Cair
Berbeda dengan notebook gaming kebanyakan, untuk memastikan keandalan dan performa yang tetap mumpuni saat digunakan dalam kondisi terberat sekalipun, ASUS ROG GX700 telah dirancang menggunakan teknologi yang disebut dengan liquid cooling system. Teknologi tersebut adalah sistem pendingin cair yang biasa dipergunakan pada komputer desktop untuk menstabilkan suhu yang meningkat pada saat komputer bekerja dengan sangat berat (full load) atau bahkan sedang di overclock.

Pendingin cair pada ROG GX700 terbuat dari material dengan bahan yang sangat kuat dan tahan terhadap panas. Secara keseluruhan, water cooling yang dipasang di bagian belakang notebook tersebut terdiri dari tangki penampung air, pompa, kipas, selang, dan radiator untuk mendinginkan cairan pendingin yang dialirkan melalui selang.

Juliana menjelaskan, pada ROG GX700 terdapat dua buah tangki air yang dapat menampung air berkapasitas 67 liter. Ketika air tersebut akan habis, sensor akan menginformasikan kepada pengguna untuk kembali mengisi ulang airnya.

“Pendingin bekerja dengan cara mengalirkan cairan yang berasal dari tangki melalui tabung selang yang didorong oleh pompa menuju ke dalam perangkat untuk mendinginkan sistem yang sedang bekerja,” papar Juliana. “Setelah menunaikan tugas tersebut, cairan panas yang telah mendinginkan sistem tersebut dialirkan lagi keluar sistem dan kembali menuju docking untuk mendinginkan temperature dengan radiator. Panas akan dibuang keluar melalui lubang ventilasi pada radiator,” paparnya.

Desain radiator water cooling dibuat dengan proses manufaktur yang sama dengan sistem pendingin yang ada pada sebuah mobil, agar dapat memberikan penyegaran dan pendinginan yang maksimal. Water cooling-nya pun sangat mudah digunakan, karena pengguna hanya tinggal mengaitkan konektor yang ada di docking dengan notebook.

Dalam kemasannya yang sangat premium, ASUS menyediakan dua adapter untuk ROG GX700. Adapter pertama adalah sebuah 180W AC adapter dengan output 9,5A untuk notebook, dan satu buah 330W AC adapter dengan output 16.9A khusus untuk docking yang berfungsi pula sebagai watercooling-nya.

Kemampuan Overclocking Tiada Banding
Selain sistem pendingin cair yang menjadi salah satu fitur andalan pada ASUS ROG GX700, notebook yang memiliki bentang layar 17,3 inci ini disusun dengan spesifikasi yang sangat tinggi. Simak saja. Untuk memaksimalkan performa, GX700 mengusung prosesor Intel Core i7-6820HK. Prosesor tersebut memiliki kecepatan dasar atau base clock 2,7GHz, yang dapat dipacu hingga 51 persen dengan kecepatan 4,1GHz melalui mekanisme overclocking.

Adapun kemampuan GPU disokong oleh pengolah grafis Nvidia GTX980 dengan video memori GDDR 5 sebesar 8GB yang telah dilengkapi dengan fitur G-Sync. Jenis chip grafis ini, merupakan GPU yang biasa ditempatkan pada desktop gaming untuk memaksimalkan kemampuan VGA saat dipergunakan bermain game dengan kualitas grafis yang tinggi.

Dalam keadaan normal, kecepatan dasar GPU berada pada rentang 2,5GHz. Namun apabila telah di-overclock, kecepatannya dapat meningkat hingga 3,7GHz. Kemampuan memori DDR4 sebesar 64GB yang digunakan pun dapat didongkrak hingga kecepatan 2800 MHz, dari sebelumnya berada berada pada rentang 2133 MHz.

Untuk melakukan overclocking pun pengguna dapat melakukannya dengan mudah lewat Gaming Center, sebuah aplikasi khusus yang dikembangkan oleh ASUS. Selain untuk overclocking, di dalam Gaming Center juga tersedia fitur Xsplit. Lewat aplikasi ini, pengguna bisa melakukan live streaming dan recording, lalu melakukan share terhadap gameplay yang sudah mereka rekam dengan sangat mudah.

Yang menarik, meskipun kemampuan dari CPU dan GPU dapat meningkat dengan sangat signifikan, namun suhu pada dua chip inti tersebut justu lebih stabil. Temperature GPU tercatat turun hingga 33 persen, sementara pada CPU 31 persen. Ini dimungkinkan berkat sistem pendingin cair yang digunakan untuk mendinginkan prosesor saat overcloking berlangsung.

Pengalaman Sempurna untuk Multimedia
ROG GX700 memiliki sejumlah fitur yang ramah terhadap gamer yakni GameFirst III. Software tersebut akan memberikan pengalaman kepada pengguna saat bermain game, menjadi semakin nyaman tatkala bermain secara online. Keyboard yang digunakan juga punya segudang fitur yang wah dan mengesankan. Antara lain  fitur Anti Ghosting dan tombol makro. Fitur tersebut memungkinkan para gamer menekan hingga 30 tombol pada waktu bersamaan tanpa mengalami gangguan.

Tak hanya memanjakan para extreme gamers, ASUS ROG GX700 juga memanjakan mereka yang gemar multimedia dan grafis. Kombinasi penggunaan prosesor Intel Core i7 generasi keenam dan dukungan dari sisi GPU berupa GeForce GTX 980 dengan 8GB DDR5 VRAM, konten multimedia apapun akan dapat diolah tanpa masalah.

Untuk tampilan, layar lebar yang sudah mendukung G-sync berukuran sebesar 17,3 inci dengan resolusi FullHD 1920x1080p dan teknologi IPS menawarkan sudut pandang yang sangat luas hingga 178 derajat tanpa adanya penurunan kualitas warna. Layar anti glare juga membuat mata pengguna lebih nyaman karena tidak ada pantulan cahaya dari arah belakang pengguna yang sangat mengganggu kenyamanan.

Tidak perlu khawatir soal lambatnya loading data ataupun konten multimedia resolusi FullHD. Notebook monster ini menggunakan dua buah SSD 512GB yang dikonfigurasi dengan RAID 0. Seperti diketahui, penyimpanan yang dikonfigurasi dalam RAID 0 (stripping) akan menggenjot transfer data menjadi jauh lebih cepat. Penggunaan storage berbasis SSD juga menambah kecepatan transfer data menjadi jauh lebih tinggi lagi. Apalagi SSD storage tersebut juga sudah mendukung teknologi NVMe yang akan memaksimalkan penggunaan storage berbasis SSD.

Sebagai penyempurna, ASUS ROG GX700 juga memiliki empat buah speaker di dalamnya, plus fitur ESS Sabre Headphone DAC untuk meningkatkan pengalaman audio. Adapun teknologi perangkat suara tersebut juga sudah mendapatkan sertifikasi SonicMaster yang merupakan jamian kualitas tinggi untuk audio.

Seperti disebutkan sebelumnya, ASUS ROG GX700 merupakan notebook yang diproduksi dalam jumlah terbatas di seluruh dunia. Bagi mereka yang melakukan pre-order terhadap ASUS ROG GX700, pengguna akan mendapatkan sebuah Exclusive Gaming Suitcase, SICA Gaming Mouse Limited Edition, Strix 7.1 Headset, ROG Jersey dengan customized printed name di bagian belakang dan juga Special ROG member card untuk mendapatkan privilege khusus di event ROG. Pre-order sendiri hanya dilakukan di ASUS Store online pada pertengahan April 2016.

Sebagai informasi, di industri notebook gaming berbasis Nvidia GTX (kartu grafis kelas gaming), ASUS merupakan produsen terbesar di Indonesia dengan pangsa pasar lebih dari 60 persen.

Main Spec.
ROG GX700 (G-SYNC)
CPU
Intel® Core™ i7-6820HK processor overclock up to 4,1GHz
Operating System
Windows 10 Home
Memory
64GB DDR4 up to 2800MHz
Storage
M.2 PCIEX4  NVMe 512G*2 RAID0
Display
17.3” AG FHD IPS LED backlight (1920 x 1080) with G-SYNC
Graphics
NVIDIA® GeForce® GTX 980 with 8GB GDDR5 VRAM
Input/Output
1 x Microphone-in/Headphone-out jack, 1 x VGA port/Mini D-sub 15-pin for external monitor, 3 x USB 3.0 port(s), 2 x USB 3.1 port(s), 1 x RJ45 LAN Jack for LAN insert, 1 x HDMI, 1x Thunderbolt
Camera
Built-in HD camera and array mic
Connectivity
Integrated 802.11ac, BT 4.0 support
Audio
Built-in Speakers and Analog Microphone, Built-in Azalia compliant audio chip, SonicMaster. Built-in subwoofer, 4 speakers. ESS Sabre Headphone DAC to enhance audio performance.
Dimension
429(W) x 309(D) x 33 ~ 35 (H) mm,
Battery
8Cells 90 Wh
MSRP
79.999.000
Warranty
2 years full global warranty

Foto-foto resolusi tinggi dapat di-download di URL berikut:

###
Tentang ASUS
ASUS adalah Top 2 produsen notebook konsumen dunia dan penghasil motherboard terbaik di dunia. ASUS mendesain dan memproduksi berbagai jenis produk IT untuk memenuhi segala kebutuhan sehari-hari, mulai dari notebook, tablet, PC desktop, server, perangkat jaringan, dan smartphone.

Dimotivasi oleh inovasi dan berkomitmen pada kualitas, ASUS berhasil memenangkan 4.368 penghargaan di tahun 2015. Saat ini ASUS memiliki lebih dari 16.000 orang karyawan di seluruh dunia, dimana 5.200 orang di antaranya adalah insinyur di tim R&D (riset dan pengembangan) berkelas dunia. ASUS sangat fokus untuk menyediakan produk berkualitas dengan desain yang menarik.

Di Indonesia, hingga akhir kuartal keempat 2015, GfK melaporkan bahwa di bisnis Notebook di Indonesia, ASUS terus menunjukkan tren pertumbuhan yang positif dan tetap menempati posisi pertama yang kuat dengan market share sebesar 31,6 persen. Berdasarkan data IDC 2015 Q4, Notebook ASUS mencapai 37,18%, hampir dua kali lipat dibanding brand Notebook yang berada di peringkat kedua di tanah air. Di industri notebook gaming berbasis Nvidia GTX (kartu grafis kelas gaming), ASUS merupakan produsen terbesar di Indonesia dengan pangsa pasar lebih dari 60 persen.

Di industri Smartphone, menurut data IDC, hingga akhir 2015 ASUS meraih posisi sebagai TOP 2 brand di Indonesia dengan 16,03 persen pasar. Di industri Tablet PC, data GfK per akhir Desember 2015 juga menunjukkan bahwa pangsa pasar ASUS terus meningkat, kini di posisi ketiga dengan 12 persen. Sedangkan di bisnis Desktop, ASUS Meraih posisi pertama dengan market share 33% berdasarkan data IDC 2015 Kuartal empat.

ASUS juga mendapatkan TOP Brand Award untuk kategori bisnis notebook di tahun 2016 dan juga WOW Brand Award di tahun 2015 untuk kategori bisnis Smartphone.

Kontak ASUS Indonesia