Senin, 12 Oktober 2026

Ketegangan Geopolitik Dorong ICP September Naik ke US$112,81 per Barel

Jakarta - Ketegangan di Timur Tengah kembali mengguncang pasar minyak dunia. Pemerintah menetapkan rata-rata Harga Minyak Mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) September 2026 sebesar US$112,81 per barel, naik US$23,38 dibandingkan Agustus 2026 yang berada di level US$89,43 per barel. Pemerintah memastikan pergerakan harga terus dipantau secara cermat untuk menjaga ketahanan energi nasional.

Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 395.K/MG.03/MEM.M/2026 tentang Harga Minyak Mentah Indonesia Bulan September 2026. Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Laode Sulaeman di Kantor Ditjen Migas, Gedung Ibnu Sutowo, Jakarta, Senin (12/10).

"Rata-rata ICP bulan September 2026 yang melonjak naik menjadi US$112,81 per barel merupakan cerminan dari dinamika pasar minyak global yang dipengaruhi oleh tingginya ketidakpastian geopolitik dan meningkatnya risiko gangguan pasokan (supply disruption risk). Kenaikan ini terjadi secara menyeluruh pada seluruh benchmark internasional," papar Laode.

Menurut Laode, eskalasi konflik militer dan kebuntuan diplomasi di Timur Tengah, khususnya ketegangan yang melibatkan Amerika Serikat dan Iran, meningkatkan risiko keamanan pelayaran di Selat Hormuz, jalur vital ekspor minyak dunia.

"Ekspor minyak mentah melalui rute vital tersebut sempat mengalami penurunan hingga 28 persen dibandingkan bulan Juli. Kondisi ini diperkuat oleh serangan terhadap infrastruktur energi di kawasan tersebut, termasuk penutupan sementara Pipa East-West Arab Saudi berkapasitas 7 juta barel per hari akibat serangan drone sebagai langkah pencegahan," ujarnya.

Selain itu, penundaan kuota produksi oleh OPEC+ serta serangan lanjutan terhadap infrastruktur kilang dan terminal ekspor minyak di Rusia dan kawasan Laut Merah turut memperketat pasokan minyak mentah global.

Kenaikan juga terjadi pada seluruh harga minyak mentah utama dunia. Pada September 2026

  • Brent (ICE) naik US$13,94 menjadi US$102,02 per barel.
  • WTI (Nymex) naik US$13,24 menjadi US$95,69 per barel.
  • Dated Brent naik US$25,93 menjadi US$116,77 per barel.
  • Basket OPEC naik US$24,29 menjadi US$110,73 per barel.

Untuk Oktober 2026, ICP diproyeksikan masih berada di level tinggi, namun mulai melandai ke kisaran US$98-103 per barel.

Laode menegaskan, pemerintah bersama pihak terkait akan terus mencermati pergerakan harga minyak dunia untuk mengambil langkah strategis dalam menjaga ketahanan energi nasional.

"Kami memastikan formula ICP tetap transparan mencerminkan dinamika pasar internasional agar tetap akuntabel bagi keuangan negara dan kegiatan usaha hulu migas," ujarnya.

ICP menjadi acuan penting dalam perhitungan penerimaan negara dari sektor hulu migas dan asumsi makro APBN. Dengan pemantauan yang ketat dan penetapan harga yang transparan, pemerintah berupaya menjaga stabilitas sektor energi di tengah ketidakpastian pasar global. 

Jumat, 09 Oktober 2026

Bukan TV Biasa, IFP Buat Murid Lebih Antusias Belajar dan Mudah Memahami Materi

Metro, Lampung, 9 Oktober 2026 - Pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP) atau Papan Interaktif Digital (PID) menghadirkan pengalaman belajar yang lebih menarik bagi murid. Melalui teknologi, guru dapat menyajikan materi secara visual, mengintegrasikan berbagai media digital, serta mengajak murid terlibat langsung dalam pembelajaran.

Badrun, guru Pendidikan Agama Islam SMPN 9 Metro, Lampung, memanfaatkan PID pada setiap tahapan pembelajaran, mulai dari kegiatan awal, penyampaian materi inti, hingga asesmen. Ia menggabungkan Google, YouTube, Canva, Wayground, dan Wordwall.net untuk memperkaya penyajian materi sekaligus membangun interaksi di kelas.

“Saya memanfaatkan PID dalam pembelajaran agama sebagai alat bantu pembelajaran yang menguatkan proses interaksi bersama murid melalui fitur-fitur yang ada di dalamnya, baik pada sesi awal, inti, maupun media asesmen,” ujar Badrun, Kamis (8/10).

Menurutnya, penggunaan media digital juga memudahkan guru menghadirkan fakta di lapangan sebagai penguat konsep. Murid pun lebih antusias ketika mendapat kesempatan menggunakan perangkat secara langsung. “Murid lebih tertarik, apalagi diajak langsung terlibat dalam penggunaan PID. Ini mengurangi kondisi murid yang mengantuk dan suka bicara sendiri karena sajiannya lebih variatif dan interaktif,” ungkapnya.

Pengalaman serupa dirasakan para murid. Mereka menilai PID membuat pembelajaran lebih menyenangkan sekaligus membantu memahami materi yang sebelumnya sulit dibayangkan. “PID membuat pembelajaran lebih menarik, kita jadi lebih paham sama materinya, lebih mudah dicerna,” tutur murid kelas VII, Mezzaluna Azzury. 

Selain itu, murid juga merasakan manfaat visualisasi saat mempelajari materi yang membutuhkan contoh konkret. Gambar dan tayangan pada PID membantu mereka membangun pemahaman sebelum mempraktikkan atau mendalami materi. “Kalau diterangkan guru secara searah, sebelum ada PID, pasti bingung. Dengan PID jadi ada gambarannya, jadi tambah nyambung di otak,” tutur murid kelas VII lainnya, Ratu Qimora yang sebelumnya mengira IFP/PID hanya sebatas TV layar datar biasa.

Pemanfaatan PID di SMPN 9 masih bergantian sesuai kebutuhan kelas. Murid lainnya, Rizna Aurora Putri, berharap perangkat tersebut hadir lebih banyak dan dilengkapi materi yang semakin beragam agar kegiatan belajar semakin menarik.

Dukungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terhadap Digitalisasi Pembelajaran terus diupayakan. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti dalam kunjungannya ke sekolah tersebut menyampaikan bahwa pada tahun 2025, Lampung menerima 9.907 unit IFP dan 9.887 laptop, dengan anggaran IFP sebesar Rp329,1 miliar. Tahun lalu, khusus di Kota Metro, Digitalisasi Pembelajaran diwujudkan dengan alokasi 193 unit IFP dan 193 laptop dengan total anggaran mencapai Rp6,4 miliar. 

Selanjutnya, di tahun ini, pemerintah juga merencanakan tambahan tiga IFP di setiap sekolah. “Tahun ini, semua sekolah akan mendapatkan tambahan tiga IFP,” ucapnya. 

Mendikdasmen berharap, melalui pemanfaatan teknologi yang terencana, PID bisa menjadi sarana untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih hidup, membantu murid memahami materi, dan mendorong semangat belajar.

Kamis, 08 Oktober 2026

Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Indonesia Jaga Kepercayaan dan Lindungi Investasi

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah Indonesia untuk menghormati, melindungi, dan menjaga seluruh investasi yang ditanamkan di tanah air. Kepala Negara menekankan bahwa menjaga kepercayaan dan kemitraan dengan para investor, baik dari dalam maupun luar negeri, bukan sekadar bentuk tanggung jawab pemerintah, melainkan juga menyangkut kehormatan bangsa Indonesia.

“Untuk itu, saya di sini tegaskan komitmen pemerintah Republik Indonesia untuk menghormati dan mengamankan semua investasi dari mana pun yang ditanamkan di bumi Indonesia. Kita berkomitmen untuk menjaga kemitraan kita dengan sebaik-baiknya adalah masalah kehormatan bagi bangsa Indonesia untuk menjaga mitra-mitra kita,” tegas Presiden dalam sambutannya saat peresmian komersialisasi dan peletakan batu pertama 11 proyek dalam ekosistem hilirisasi nikel di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara, pada Kamis (08/10/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, baik dari dalam maupun luar negeri, yang telah berkontribusi dalam pengembangan industri hilirisasi di Indonesia. Menurut Presiden, kepercayaan dan kolaborasi yang terjalin menjadi fondasi penting dalam membangun kesejahteraan dan kemakmuran bersama.

“Saya sebagai Presiden Republik Indonesia mengucapkan selamat kepada semua pihak, ke semua elemen dari dalam dan dari luar negeri, para mitra-mitra kita, mitra-mitra kita yang telah memberi kepercayaan kepada kita untuk bersama-sama dengan kita membangun suatu kesejahteraan bersama, untuk menciptakan suatu kemakmuran bersama,” ujar Presiden.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menekankan bahwa hubungan Indonesia dengan para mitra investasi dibangun atas dasar kepercayaan, persahabatan, dan semangat kekeluargaan. Kepala Negara menyebut nilai-nilai tersebut telah mengakar dalam tradisi dan budaya bangsa Indonesia yang senantiasa menghormati pihak-pihak yang datang untuk bekerja sama.

“Mereka yang percaya sama Indonesia, mereka yang berani bekerja sama di wilayah baru sama Indonesia, kita anggap saudara kita adalah tradisi bangsa Indonesia, adalah adat bangsa kita,” ungkap Presiden.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo turut mengungkapkan perkembangan investasi di kawasan IWIP yang terus menunjukkan pertumbuhan. Berdasarkan laporan Menteri Investasi, realisasi investasi di kawasan industri tersebut telah melampaui USD20 miliar, dengan rencana tambahan investasi sebesar USD7 miliar pada masa mendatang.

Pengembangan kawasan industri tersebut juga memberikan dampak terhadap penyerapan tenaga kerja. Presiden menyampaikan bahwa sejak kawasan IWIP dikembangkan, jumlah tenaga kerja yang terserap telah mencapai lebih dari 100 ribu orang. Capaian tersebut menjadi salah satu hal yang disoroti Kepala Negara dalam melihat perkembangan industri nasional.

Presiden Prabowo pun menyampaikan optimismenya terhadap masa depan perekonomian Indonesia. Menurutnya, perkembangan investasi dan aktivitas industri yang disaksikannya secara langsung di kawasan IWIP menunjukkan adanya peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi nasional, di tengah berbagai pandangan pesimistis terhadap kondisi Indonesia.

“Mereka yang mengatakan bahwa Indonesia gelap, kolaps, Indonesia akan kolaps. Tiap bulan diramalkan kita akan kolaps, tapi hari ini saya datang, saya lihat masa depan Indonesia cerah,” ucap Presiden.

Presiden Prabowo kembali menyampaikan terima kasih kepada seluruh mitra yang telah memberikan kepercayaan untuk berinvestasi dan mengembangkan industri di Indonesia. Presiden berharap kerja sama yang telah terjalin dapat terus diperkuat serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan negara-negara yang terlibat.

“Sekali lagi, mitra-mitra kita, sahabat-sahabat kita, saudara-saudara kita, terima kasih atas kemitraan dan kepercayaan saudara-saudara. Semoga kemitraan kita dan persahabatan kita membawa kedua bangsa kita semakin erat, semakin dekat, dan semakin membawa manfaat untuk rakyat kita bersama,” pungkas Presiden

Rabu, 07 Oktober 2026

DPR Setujui RUU Satu Data Indonesia Menjadi Undang-Undang

JAKARTA – Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) resmi menyetujui Rancangan Undang-Undang tentang Satu Data Indonesia (RUU SDI) menjadi Undang-Undang (UU) dalam Rapat Paripurna Ke-9 DPR RI Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027 yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (6/10/2026).

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini menyampaikan bahwa persetujuan RUU SDI menjadi UU merupakan langkah krusial dalam memperkuat basis perencanaan pembangunan nasional, mencegah tindak manipulasi data, serta menjamin kedaulatan data nasional di era digital. Persetujuan ini menjadi momentum penting untuk memastikan data menjadi fondasi dalam pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan.

“Data adalah fondasi utama bagi interoperabilitas lintas instansi, menjadikan pembangunan jadi lebih terarah dan berkelanjutan,” ujarnya.

Dengan adanya satu data, pengelolaan data yang akurat diharapkan mampu mengintegrasikan berbagai kelompok masyarakat yang sering terabaikan dan memastikan program bantuan sosial serta pembangunan menjangkau seluruh pelosok nusantara secara adil.

“Kami juga memastikan bahwa pemanfaatan dan interoperabilitas data lintas sektor juga harus berlandaskan asas adil dan inklusif untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik bagi seluruh masyarakat,” tambahnya.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Rachmat Pambudy mewakili pemerintah pada Pendapat Akhir Presiden mengatakan bahwa persetujuan RUU SDI bukan sekedar sebuah proses legislasi.

“Ini historical moment seperti hari-hari pada saat kita memperingati sumpah pemuda yang menyatukan bangsa dalam pembangunan kita. Setelah kita dipersatukan oleh satu tanah air, satu bangsa, satu bahasa, kini kita memasuki babak baru. Kita mempunyai satu data Indonesia,” kata Pambudy.

Menurutnya, data bukan sekedar tabel statistik dan bukan sekedar sesuatu yang tersimpan di dalam server pemerintah. Data adalah cermin kejujuran Republik Indonesia untuk menyejahterakan rakyatnya.

“Data memberi tahu kita siapa yang sudah menikmati hasil pembangunan,  tetapi juga siapa yang masih tertinggal. Karena itu data yang bermutu bukan hanya membuat negara bekerja lebih efisien, data harus membuat negara hadir, data harus membuat negara lebih peka, data harus membuat negara lebih jujur dan lebih berhati nurani,” ujarnya.

Ketika data keliru, yang salah bukan hanya angka, tetapi terluka adalah keadilan. Bantuan yang salah sasaran, program yang tumpang tindih, dan anggaran yang tidak tepat guna, seringkali berawal dari satu sumber, yaitu data yang tidak terkelola dengan baik," ucapnya.

RUU SDI merupakan RUU yang sebelumnya disetujui sebagai usul inisiatif DPR. Selama pembahasan bersama pemerintah, total ada 1.338 daftar inventarisir masalah (DIM) batang tubuh dan 829 DIM penjelasan. Lewat pembahasan DIM, RUU SDI disepakati terdiri atas 20 bab dan memuat 141 pasal.

Sturman menambahkan bahwa RUU SDI antara lain mengatur soal data dasar nasional (DDN). Menurutnya, DDN nantinya akan dikelola penuh oleh negara sebagai referensi rancangan pembangunan. Selain itu, RUU SDI juga mengatur tata kelola SDI melalui rencana induk SDI, arsitektur SDI, manajemen SDI, dan siklus SDI. RUU SDI juga mengatur keamanan dan perlindungan data melalui standar keamanan data.

Selasa, 06 Oktober 2026

Kemkomdigi Targetkan Indonesia Jadi Basis Produksi dan Investasi Digital Asia Tenggara

Kementerian Komunikasi dan Digital menargetkan Indonesia berkembang dari pasar digital menjadi basis produksi, inovasi, dan investasi digital di Asia Tenggara.

Arah tersebut ditopang pembangunan infrastruktur digital, pusat data dan komputasi awan, pengembangan kecerdasan artifisial (AI), talenta digital, serta kepastian regulasi bagi investor.

“Indonesia siap beralih dari pasar digital besar menjadi basis produksi, inovasi, dan investasi digital utama di Asia Tenggara. Kami siap bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan Amerika yang ingin membangun di sini untuk pasar Indonesia, untuk ASEAN, dan untuk kawasan Asia-Pasifik yang lebih luas,” ujar Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria dalam 14th US-Indonesia Investment Summit di Jakarta Selatan, Selasa (06/10/2026).

Pada awal 2026, pengguna internet Indonesia mencapai 235 juta atau 81,72 persen populasi.

Infrastruktur serat optik telah mencapai 460.000 kilometer dan menjangkau lebih dari 5.000 kecamatan.

“Investor tidak hanya mencari pengguna, tetapi juga infrastruktur, kapasitas cloud, aliran data yang aman, talenta berkualitas tinggi, dan kebijakan yang dapat diprediksi,” tutur Wamen Nezar.

Kemkomdigi memperkuat konektivitas melalui Palapa Ring dan SATRIA-1.

SATRIA-1 menyediakan kapasitas 150 Gbps untuk sekitar 37.000 titik layanan publik dan dirancang membantu menghubungkan hingga 45 juta masyarakat yang sebelumnya belum memperoleh akses memadai.

Hingga 2024, sebanyak 6.794 lokasi BTS telah beroperasi di wilayah perbatasan, terpencil, dan tertinggal.

Pemerintah menargetkan kecepatan broadband seluler menuju 100 Mbps pada 2029, termasuk melalui optimalisasi spektrum pita menengah untuk 5G.

Peluang investasi juga dibuka pada pusat data, komputasi awan, kabel bawah laut, infrastruktur komputasi, dan energi terbarukan.

“Dengan potensi pertumbuhan ekonomi digital Indonesia hingga lebih dari Rp4.000 triliun pada 2029, pusat data, layanan cloud, sistem kabel bawah laut, komputasi, dan energi terbarukan merupakan peluang investasi strategis,” jelas Wamen Nezar.

Di bidang AI, pemerintah menyusun peta jalan AI nasional 2026–2029 yang melibatkan lebih dari 30 kementerian dan lembaga.

Lima prioritasnya meliputi kesehatan, pendidikan talenta digital, reformasi birokrasi, kota pintar, dan ketahanan pangan.

Kebijakan AI diarahkan pada partisipasi pemangku kepentingan, inovasi, penguatan teknologi dan riset, serta mitigasi risiko.

“Ekosistem AI yang tepercaya membutuhkan lebih dari sekadar akses ke daya komputasi. Hal ini membutuhkan kejelasan mengenai akuntabilitas, keamanan, transparansi, tata kelola data, dan pengawasan manusia,” ungkap Wamen Nezar.

Kemkomdigi juga menyiapkan tata kelola pusat data nasional, cloud pemerintah, infrastruktur publik digital, serta peta jalan infrastruktur digital.

Pemerintah membuka kolaborasi dengan perusahaan Amerika Serikat dalam riset AI, penerapan AI yang bertanggung jawab, solusi bahasa dan konteks lokal, infrastruktur AI, keamanan siber, dan pengembangan talenta.

Peluang tersebut telah diikuti investasi konkret.

Microsoft mengumumkan investasi US$1,7 miliar untuk cloud dan AI di Indonesia, dengan potensi dampak ekonomi US$2,5 miliar dan sekitar 60.000 lapangan kerja hingga 2028.

AWS telah menginvestasikan US$5 miliar sejak 2021 dengan komitmen investasi hingga 2036.

“Investasi ini tidak hanya membawa modal, tetapi juga kemampuan rekayasa, mitra lokal, kolaborasi penelitian, pengembangan tenaga kerja, dan layanan yang lebih baik bagi perusahaan-perusahaan di Indonesia,” kata Wamen Nezar.

Untuk memperkuat kepercayaan, pemerintah mempersiapkan regulasi yang ramah terhadap investor melalui konsultasi awal, panduan implementasi yang jelas, standar yang transparan, dan dialog publik-swasta yang terstruktur.

Menurut Wamen Nezar, kepastian regulasi bukan berarti aturan tidak akan berubah, melainkan perubahan dijelaskan, dikonsultasikan, dan diterapkan secara adil.

“Mari kita bangun kepercayaan itu melalui proyek-proyek konkret, hasil yang terukur, dan ekonomi digital yang terbuka terhadap inovasi, berlandaskan kepercayaan, dan inklusif dalam manfaatnya,” pungkas Wamen Nezar.

Senin, 05 Oktober 2026

Peringatan HUT ke-81 TNI Jadi Momentum Perkenalan PDU 1 Trimatra Terbaru, Padukan Filosofi Budaya dan Jati Diri TNI

Jakarta – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) menjadi momentum penting dalam perjalanan TNI, yang ditandai dengan diperkenalkannya Pakaian Dinas Upacara (PDU) 1 Trimatra terbaru, Senin (5/10/2026). Rancangan seragam resmi tersebut merupakan hasil pemikiran dan inovasi yang dikembangkan secara internal di lingkungan TNI, sebagai bagian dari upaya memperkuat identitas, kehormatan, dan tradisi TNI. Rancangan PDU 1 Trimatra tersebut telah melalui mekanisme pelaporan secara resmi dan memperoleh persetujuan langsung dari Presiden Republik Indonesia selaku Panglima Tertinggi TNI.

Seragam PDU 1 Trimatra terbaru memadukan ketegasan karakter militer modern dengan kedalaman filosofi budaya nusantara. Desain ini mengadaptasi potongan seremonial yang terstruktur dari tailoring militer tradisional, dengan inspirasi khusus dari busana adat beskap modern, sehingga menampilkan nilai-nilai luhur budaya nasional yang merefleksikan jati diri seluruh matra TNI.

Dari sisi material, PDU 1 Trimatra terbaru menggunakan bahan yang disesuaikan dengan ketentuan dalam Peraturan Panglima TNI serta didukung penerapan teknologi garmen terkini. Pemilihan material dan penerapan teknologi tersebut ditujukan untuk menunjang kenyamanan, kerapian, dan ketahanan seragam, sehingga tetap mendukung penampilan serta kesiapan prajurit dalam melaksanakan tugas dan upacara kedinasan.

Salah satu keunikan PDU 1 Trimatra terbaru tercermin pada detail desain di bagian kerah dan manset lengan yang sarat makna filosofis. Kerah berwarna merah menjadi simbol kekuatan dan ketangguhan sekaligus penanda bagi Perwira dan Komandan, sementara bagi Bintara dan Tamtama, warna dasar kerah diselaraskan dengan warna dominan seragam masing-masing matra. Detail rantai atau tambang pada kerah merepresentasikan simpul ikatan pengabdian yang kokoh dan tanpa batas, yang menyatukan kekuatan Matra Darat, Laut, dan Udara dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sementara itu, bordir padi pada bagian manset melambangkan dedikasi prajurit TNI yang senantiasa menjunjung kerendahan hati, namun tetap teguh berdiri dalam menjalankan tugas sebagai pelindung serta pengayom kemakmuran rakyat.

Identitas dan kebanggaan masing-masing matra tetap dipertahankan melalui penggunaan warna khas yang memiliki makna filosofis tersendiri. Warna hijau pada TNI Angkatan Darat merepresentasikan karakter yang kokoh dan membumi, serta kedekatan prajurit dengan tanah air dan rakyat. Warna tersebut juga memiliki nilai historis sebagai warna kamuflase yang mencerminkan kesiapsiagaan dalam melaksanakan tugas dan operasi, selaras dengan amanat Pasal 30 ayat (3) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Sementara itu, warna putih pada TNI Angkatan Laut melambangkan kesiapsiagaan dan ketulusan pengabdian serta kerelaan prajurit untuk berkorban demi mempertahankan kedaulatan wilayah perairan NKRI. Adapun warna biru dongker pada TNI Angkatan Udara merepresentasikan langit dan ruang angkasa sebagai ruang pengabdian dalam pelaksanaan tugas, sekaligus mencerminkan ketegasan, kewibawaan, kestabilan emosi, dan ketenangan prajurit dalam menghadapi berbagai tantangan di medan tugas

Jumat, 02 Oktober 2026

Menteri PKP dan Gubernur BI Perkuat Sinergi Dukung Sektor Perumahan

Jakarta — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bertemu dengan Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti di Ruang Rapat Besar, Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (2/10/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan sinergi dan koordinasi dalam mendorong sektor perumahan sebagai salah satu sektor yang memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian nasional.

Gubernur BI Destry Damayanti menyampaikan bahwa sektor perumahan menjadi salah satu sektor prioritas yang terus didorong melalui berbagai kebijakan Bank Indonesia.

Salah satunya melalui Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM). Melalui penguatan KLM, peningkatan insentif dari 4 persen menjadi 6 persen turut mendorong penyaluran KPR komersial baru. Pada periode April 2025 hingga Juli 2026, penyaluran KPR komersial baru mencapai 115.927 unit dengan total nilai Rp68,35 triliun.

“Untuk sektor perumahan, real estate, dan konstruksi, plafonnya sebenarnya 1,4 persen dari total DPK. Yang terjadi sekarang sekitar 1,32 persen, jadi sebenarnya masih ada 0,08 persen yang masih bisa dioptimalkan,” ujar Destry.

Melalui penguatan KLM pada September 2026, total insentif KLM meningkat menjadi 6 persen, yang terdiri atas KLM pembiayaan (financing) sebesar 4 persen dan KLM pendalaman pasar uang sebesar 2 persen.

Untuk sektor perumahan, real estate, dan konstruksi, plafon KLM mencapai 1,4 persen dari total Dana Pihak Ketiga (DPK). Saat ini pemanfaatannya telah mencapai sekitar 1,32 persen sehingga masih terdapat ruang sekitar 0,08 persen yang dapat dioptimalkan untuk mendorong pembiayaan pada sektor tersebut.

Selain KLM, Bank Indonesia juga memberikan dukungan terhadap sektor perumahan melalui sejumlah kebijakan lainnya, antara lain pelonggaran Loan to Value/Financing to Value (LTV/FTV) hingga 100 persen, penguatan Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM) termasuk melalui pembiayaan perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), serta pemanfaatan surat utang PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) dan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sebagai underlying repo dalam operasi moneter Bank Indonesia.

Destry menegaskan bahwa berbagai kebijakan tersebut merupakan bentuk dukungan Bank Indonesia terhadap sektor perumahan dan akan terus diperkuat melalui sinergi dengan pemerintah.

“Ini adalah bentuk dukungan dari Bank Indonesia. Tentunya ke depan kita ingin sinergi yang terus kita perkuat,” ujar Destry.

Sementara itu, Menteri PKP Maruarar Sirait mengapresiasi dukungan Bank Indonesia terhadap sektor perumahan. Menurutnya, pembangunan perumahan memiliki ekosistem yang luas dan dapat memberikan dampak terhadap berbagai sektor ekonomi, mulai dari perbankan, pengembang, kontraktor, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Presiden melihat perumahan ini bisa menjadi penggerak ekonomi. Saya merasa tidak sendirian karena Bank Indonesia memberikan dukungan melalui kebijakan-kebijakannya,” ujar Maruarar.

Maruarar menambahkan, pemerintah terus mendorong berbagai program perumahan yang melibatkan banyak pelaku usaha dan tenaga kerja, termasuk melalui pengembangan ekosistem gentengisasi yang juga dapat menggerakkan aktivitas UMKM dan industri terkait.