Kamis, 01 September 2011

IBM Memperkenalkan Chip Komputasi Kognitif

Jakarta, 23 Agustus 2011 - Para peneliti dari IBM (NYSE: IBM) meluncurkan generasi baru dari chip komputer eksperimental yang dirancang untuk meniru kemampuan otak manusia atas persepsi, dan berbagi tindakan kognitif lainnya. Teknologi ini memperkecil jumlah permintaan atas penggunaan daya dan ruang dibandingkan apa yang dibutuhkan oleh komputer masa kini.

Dikenal dengan sebutan komputer kognitif, sistem yang dibangun dengan chip ini tidak diprogram dengan cara yang sama seperti komputer tradisional saat ini. Sebaliknya, komputer kognitif diharapkan untuk dapat belajar melalui pengalaman, menemukan korelasi, membuat hipotesis, dan mengingat - dan belajar dari - hasilnya, sehingga hasilnya meniru otak struktural.

IBM menggabungkan prinsip-prinsip dari nanoscience, neuroscience dan superkomputer sebagai bagian dari inisiatif komputasi kognitif bertahun-tahun. Perusahaan dan universitas yang berkolaborasi didalamnya, mengumumkan bahwa mereka telah diberikan dana sekitar $21 juta untuk pendanaan dari Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) untuk Fase 2 dari Proyek Systems of Neuromorphic Adaptive Plastic Scalable Electronics (SyNAPSE).

Tujuan dari SyNAPSE adalah untuk menciptakan sebuah sistem yang tidak hanya menganalisis informasi yang kompleks dari model sensorik sekaligus, tetapi juga menghubungkan kembali interaksi dengan lingkungan secara dinamis.

"Proyek ini merupakan inisiatif besar di luar paradigma yang sebelumnya menguasai arsitektur dunia komputer selama lebih dari setengah abad," tutur Suryo Suwignjo, Presiden Direktur, IBM Indonesia. "Aplikasi komputasi Masa Depan akan semakin menuntut fungsionalitas. Chip ini nantinya merupakan langkah signifikan lainnya dalam evolusi komputer dari kalkulator untuk sistem pembelajaran, dan awal dari sebuah komputer generasi baru yang berisi aplikasi bisnis serta ilmu pengetahuan lainnya."

Chip Neurosynaptic
Arsitektur terintegrasi pada sistem komputasi kognitif IBM terdapat pada inti jaringan on-chip yang ringan, yang menciptakan sebuah sistem yang terintegrasi tunggal dari perangkat keras dan lunak. Arsitektur ini menunjukan sebuah pergeseran kritikal dari komputasi tradisional von Neumann ke arsitektur hemat energi yang terintegrasi antara memori dengan prosesor, meniru-event otak, pemrosesan terdistribusi dan paralel.

Tujuan jangka panjang IBM adalah untuk membangun sebuah sistem chip dengan sepuluh miliar neuron dan ratusan triliun sinapsis, yang hanya dengan menghabiskan energi sebanyak satu kilowatt dan bervolume kurang dari dua liter.

Komputasi Kognitif
Chip masa depan akan dapat mencerna informasi yang kompleks dan bertindak melalui beberapa mode motorik dalam cara yang terkoordinasi dan bergantung pada sebuah konteks.

Sebagai contoh, sistem komputasi kognitif pemantauan pasokan air dunia mengandung jaringan sensor yang selalu mencatat dan melaporkan suhu, tekanan, ketinggian gelombang, akustik dan pasang laut, dan mengeluarkan peringatan tsunami berdasarkan pengambilan keputusan. Demikian pula, rak toko kelontong dapat menggunakan sarung tangan yang diinstrumentasi untuk memantau gambar, bau, tekstur dan suhu sebagai tanda yang menunjukkan hasil buruk atau tercemar.

"Bayangkan lampu lalu lintas yang dapat terintegrasi dengan gambar, suara dan bau dan menandakan persimpangan yang tidak aman sebelum kecelakaan terjadi atau membayangkan kognitif co-processor yang mengubah server, laptop, tablet, dan telepon ke mesin yang dapat berinteraksi lebih baik dengan lingkungan mereka," Suryo menambahkan.

IBM memiliki sejarah panjang dalam bidang penelitian kecerdasan tiruan sepanjang tahun 1956, ketika IBM meluncurkan simulasi kortikal (512 neuron) di dunia untuk pertama kali. Baru-baru ini, ilmuwan IBM menciptakan Watson, sebuah sistem komputasi analitis yang secara khusus dapat memahami bahasa alami manusia dan memberikan jawaban spesifik atas pertanyaan kompleks dengan cepat. Watson merupakan komputer terobosan luar biasa pada pemahaman bahasa alami, "bahasa asli" yang tidak secara khusus dirancang atau dikodekan untuk komputer, namun bahasa yang manusia gunakan untuk menangkap dan mengkomunikasikan pengetahuan.

Chip komputasi kognitif IBM dibangun dengan menggunakan fasilitas yang canggih di Fishkill, NY dan saat ini sedang diuji di laboratorium penelitian di Yorktown Heights, NY dan San Jose, California.

Untuk informasi lebih lanjut tentang IBM Research, silakan kunjungi ibm.com/research.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar