Selasa, 27 Oktober 2020

Dukung Kreativitas Masyarakat Indonesia di Era Digital, Tiktok dan Telkomsel Jalin Kemitraan Strategis

Jakarta, 27 Oktober 2020 – TikTok, platform destinasi video singkat terkemuka di Indonesia, dan Telkomsel, perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia, mengumumkan kemitraan strategis. Kemitraan ini bertujuan untuk meningkatkan pengalaman mengeksplorasi dan menginspirasi melalui akses internet yang cepat serta lingkungan yang nyaman dan positif bagi generasi muda, khususnya bagi pengguna TikTok dan 160 juta pengguna Telkomsel yang tersebar di seluruh Indonesia.

Studi YouGov menunjukkan bahwa 54% masyarakat memilih video singkat menjadi konten terbaik untuk mengekspresikan kreativitas, yang mengungkapkan 40% diantaranya membutuhkan media musik untuk mendukung mereka untuk mendukung ide kreatif tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa kehadiran konten interaktif dengan kolaborasi audio dan visual menjadi format menarik untuk menyampaikan suatu gagasan konten kreatif.

Hal inilah yang melandasi kemitraan strategis TikTok dengan Telkomsel melalui sebuah misi yang sama, yaitu mendukung kreativitas anak muda di era digital melalui beberapa kegiatan, antara lain:

Ketersediaan kuota khusus TikTok di paket data Kuota Ketengan, UnlimitedMAX, dan Combo Sakti. Upaya ini diharapkan dapat memudahkan pengguna untuk menyampaikan ekspresi kreatif mereka melalui format video singkat di TikTok, dengan akses internet yang cepat dan terjangkau.
Pelaksanaan webinar bertema literasi digital, termasuk meningkatkan pemahaman mengenai potensi kejahatan siber di era digital serta memberikan tips pada peserta untuk menjadi warga digital yang bijak. Webinar ini akan diselenggarakan pada 5 November 2020 dengan melibatkan peneliti dari Center for Digital Society (CfDS) dan pakar teknologi dan informasi, Onno W Purbo.

“Saat ini, banyak dari kita yang beralih ke teknologi untuk membantu kita menjalani kehidupan sehari-hari. Dan kami bersyukur di tengah kondisi yang menantang ini, banyak masyarakat Indonesia yang menjadikan TikTok sebagai rumah mereka untuk berkreasi, tempat untuk menjalin kebersamaan dan dimana mereka bisa menjadi diri sendiri,” kata Vanessa Brown, Director of Business Development, TikTok SEA. “Karena itulah, kami sangat menyambut baik kemitraan ini. Kami senang bisa bekerjasama dengan penyedia layanan telekomunikasi terbesar di Indonesia, Telkomsel, untuk menghadirkan pengalaman terbaik kepada masyarakat Indonesia dalam mengekspresikan kreativitas, serta menggunakan internet dengan lebih positif.”

Hal senada disampaikan oleh Adhi Putranto, Vice President Prepaid Consumer Telkomsel, “Literasi digital menjadi penting untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam menjalani gaya hidup digital. Maka dari itu, Telkomsel merasa antusias dalam menjalani kemitraan dengan TikTok karena kami memiliki kesamaan visi dalam menjaga kebermanfaatan internet bagi masyarakat. Kolaborasi ini juga melanjutkan upaya sebelumnya dari Telkomsel melalui inisiatif Internet BAIK (Bertanggung Jawab, Aman, Inspiratif, dan Kreatif) dalam memberikan keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam mengakses dunia maya.”

Adhi kemudian menambahkan, “Upaya kolaboratif ini pun sejalan dengan komitmen Telkomsel sebagai leading digital telco company yang menjadikan kolaborasi sebagai fondasi dalam mengembangkan ekosistem digital yang lebih inklusif dan berkelanjutan di Indonesia. Kami pun membuka pintu bagi para pemangku kepentingan lainnya untuk menciptakan lebih banyak upaya kolaboratif yang mampu memberikan kenyamanan pemanfaatan internet dan teknologi di Indonesia melalui peningkatan literasi mengenai keamanan siber bagi seluruh masyarakat secara merata ”

Selain kolaborasi dengan TikTok, perhatian Telkomsel terhadap literasi keamanan siber di tengah masyarakat juga sudah diwujudkan melalui program Internet BAIK. Internet BAIK fokus melindungi pengguna internet, khususnya anak-anak dan remaja sebagai digital native, dari dampak negatif dunia maya. Sampai saat ini, Internet BAIK telah melakukan edukasi ke puluhan kota, ratusan sekolah, serta puluhan ribu murid, orang tua, dan guru.

“Peningkatan literasi digital membutuhkan upaya yang berkelanjutan. Dengan bermitra bersama Telkomsel, kami yakin dapat merangkul lebih banyak masyarakat untuk ikut memberdayakan diri menjadi warga digital yang bijak dalam mengekspresikan kreativitasnya di platform digital,” kata Angga Anugrah Putra, Head of User and Content Operations, TikTok Indonesia.

Sejalan dengan Telkomsel, keamanan dan kenyamanan pengguna menjadi prioritas utama TikTok. Selain membekali pengguna dengan berbagai fitur keamanan, seperti akun privat, filter komentar, Family Pairing, dan fitur pelaporan langsung, TikTok juga mengadakan berbagai kerjasama dan kegiatan untuk mengedukasi pengguna tentang keamanan digital, antara lain tentang perundungan siber dan aman berinternet.

Senin, 26 Oktober 2020

Sukses Digitalisasi 350.000 UMKM Baru Selama Pandemi, Grab Gelar Online Bazar TerusUsaha Serentak di 16 Kota

Jakarta, 26 Oktober 2020 - Grab, aplikasi super terkemuka di Asia Tenggara, hari ini kembali mengumumkan berbagai inisiatif baru untuk membantu UMKM bisa #TerusUsaha di tengah pandemi, secara berkesinambungan. Mulai 26 hingga 28 Oktober, Grab menggelar Online Bazar yang akan memberikan promosi khusus bagi 52.000 mitra UMKM GrabFood, GrabMart, GrabExpress dan GrabKios di 16 kota, termasuk Jakarta.

Selain itu, Grab juga memperkenalkan fitur Ad Manager dalam aplikasi GrabMerchant; sebuah layanan pembuatan iklan mandiri yang memberikan kemudahan bagi mitra merchant GrabFood untuk mengatur iklan pada produk mereka dengan mudah dan terjangkau. Selama pandemi, Grab telah memperkenalkan lebih dari 40 solusi (detail pada Lampiran 1) yang membantu UMKM untuk bisa bertahan, dan hingga kini telah menyambut lebih dari 350.000 UMKM baru dalam aplikasi Grab di Indonesia.

Neneng Goenadi, Country Managing Director Grab Indonesia kembali menekankan komitmen Grab untuk UMKM Indonesia. “Sejak pandemi datang, Grab terus berinovasi untuk membantu lebih banyak UMKM bisa beradaptasi agar ketahanan ekonomi juga dapat terjaga, melalui program #TerusUsaha. Sejalan dengan misi GrabForGood untuk memastikan lebih banyak orang dapat menikmati manfaat dari ekonomi digital, Grab telah menghadirkan puluhan solusi digitalisasi yang bekerja sama dengan 30 pemerintah pusat dan daerah yang mendapat respon positif dari berbagai pihak. Hari ini kami bangga bisa meluncurkan 3 solusi baru untuk terus membantu UMKM beradaptasi dan dapat memasarkan produk mereka dengan lebih efektif dan mudah. Saya mengajak seluruh masyarakat Indonesia saling dukung agar kita semua bisa #TerusUsaha dalam berbagai situasi,” jelasnya.  

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia, Teten Masduki menyampaikan apresiasinya untuk Grab. “Kami sangat mengapresiasi upaya-upaya yang telah dan terus dilakukan oleh Grab Indonesia, dengan komitmennya dalam mendukung percepatan transformasi digital para UMKM. Dukungan bagi UMKM agar dapat bertahan dan terus berkembang di masa pandemi seperti saat ini harus diberikan secara berkesinambungan. Peran berbagai pihak termasuk pihak swasta sangatlah dibutuhkan guna memberikan platform yang dapat dimanfaatkan oleh jutaan UMKM yang tersebar di seluruh Indonesia agar kita bisa memastikan keberlangsungan bisnis mereka yang tentunya berimplikasi terhadap perputaran ekonomi Indonesia. Kami harap Grab bisa menjadi batu loncatan bagi pelaku UMKM agar lebih cepat dikenal orang dan bisnis mereka bisa naik kelas dalam era ekonomi digital,” paparnya.  

3 Solusi Baru Grab untuk bantu UMKM Indonesia Beradaptasi dan #TerusUsaha

1.Bazar #TerusUsaha: Promosi khusus bagi 52.000 mitra merchant UMKM GrabFood, GrabMart, GrabExpress dan GrabKios di 16 kota Indonesia. Grab menyediakan laman khusus #TerusUsaha dengan banner digital pada aplikasi Grab dan portal www.grabforgood.id yang dapat diklik untuk melihat puluhan ribu produk UMKM, berbelanja dan menikmati promo, paket dan beragam penawaran khusus mulai 26 hingga 28 Oktober 2020. Daftar UMKM dalam aplikasi Grab pelanggan akan disesuaikan berdasarkan lokasi. Menggunakan kode promo “TERUSUSAHA”, pelanggan dapat menikmati potongan harga pada mitra UMKM yang berpartisipasi seperti GrabFood hingga 50%, potongan 20% untuk GrabMart, dan potongan harga pengiriman hingga 90% menggunakan GrabExpress.

2. Pembuatan Iklan Mandiri untuk Mitra Merchant GrabFood: GrabAds Ad Manager membantu mitramerchant dapat dengan mudah mengelola iklan untuk ditampilkan di dalam aplikasi Grab - hanya dalam waktu tiga menit! Melalui aplikasi GrabMerchant, mitra merchant dapat membuat iklan  tanpa harus menyewa desainer dengan menggunakan serangkaian fitur yang tersedia. Dengan 3 langkah mudah yakni memilih tipe iklan, memilih target pengguna, dan mengatur anggaran dan periode pemasangan iklan, mitra merchant juga dapat memilih tipe iklan yang diinginkan yakni Banner Ad yang dapat digunakan untuk meningkatkan visibilitas toko virtual melalui penempatan banner di bagian atas halaman muka layanan GrabFood atau Search Aduntuk menjangkau pelanggan yang mencari makanan dalam daftar menu dengan menempatkan toko virtual mitra merchant tersebut pada urutan teratas halaman pencarian.  

Dengan harga terjangkau mulai Rp57.000 (USD3) per hari, iklan yang dikelola mitra penjual hanya ditampilkan dalam radius pengantaran. Mitra merchant hanya akan ditagihkan biaya iklan apabila pelanggan Grab mengklik iklan tersebut untuk mengakses menu. Selain itu, mitra merchant dapat memonitor performa iklan lewat laporan yang mudah dimengerti.  

3. Komunitas & Kelas Khusus UMKM: hadir untuk mendukung UMKM Indonesia melalui transfer ilmu dengan para pakar, juga wadah untuk bertukar pikiran:
1.Klub Juragan GrabExpress untuk para social sellers berkomunikasi, mengikuti kelas pelatihan atau seminar, dan mendapatkan informasi terkait layanan kurir instan GrabExpress. Juga tersedia banyak promo menarik bagi peserta klub ini melalui akun Instagram @KlubJuraganGrabExpress.
2.Akun Instagram @GrabMerchantID khusus untuk mitra dan calon mitra merchant GrabFood dan GrabMart mendapatkan informasi terkait digitalisasi bisnis bersama Grab. Terdapat banyak tips dan informasi menarik yang bisa membantu merchant UMKM mengembangkan bisnis.
3.1001 Tips #TerusUsaha yang memberikan berbagai tips bermanfaat bagi UMKM, termasuk pengelolaan media sosial, fotografi, kemasan, dan masih banyak lagi! Hadir tiap minggu di Instagram dan YouTube channel Grab Indonesia.

Sebelumnya, Grab telah memberikan iklan gratis bagi ribuan mitra UMKM di Indonesia selama 3 bulan. Iklan ini berhasil menjangkau lebih dari 15 juta masyarakat Indonesia dan penjualan mitra UMKM GrabFood dan GrabMart juga meningkat hingga 20% selama periode ini. Grab juga telah bekerja sama dengan Pertamina, Pegadaian, BRI dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian untuk menyalurkan Kredit Usaha Rakyat bagi mitra pengemudi dan mitra merchant Grab di Indonesia. Riset yang dilakukan oleh Center for Strategic and International Studies (CSIS) dan Tenggara Strategics pada Januari 2020, menyebut Grab menawarkan peluang ekonomi yang lebih baik bagi pekerja informal di 12 kota, serta meningkatkan pertumbuhan bisnis kecil dan menciptakan lapangan pekerjaan di luar platform Grab. Secara keseluruhan, pekerja informal dari platform Grab berkontribusi sebesar Rp77,4 triliunbagi ekonomi Indonesia pada 2019.

Penghargaan Inspirasi #TerusUsaha UMKM Grab

Grab juga memberikan penghargaan bagi 4 UMKM lokal yang berhasil #TerusUsaha di tengah pandemi, bahkan juga membawa dampak positif bagi komunitas dan masyarakat di lingkungan mereka. Ke-4 penerima penghargaan ini mendapatkan trophy dan juga modal usaha dari Grab, serta diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi UMKM lain untuk #TerusUsaha.  

UMKM Sweet Sundae Ice Cream, memenangkan kategori Inspirasi Pemberdayaan Komunitas dengan komitmennya untuk memberikan penghasilan yang lebih baik bagi peternak sapi perah di Yogyakarta dengan mengolah produknya menjadi susu, es krim, dan yoghurt. Demibumi memenangkan kategori Inspirasi Peduli Lingkungan dengan misi membantu edukasi tentang pentingnya memulai kesadaran akan kehidupan yang berkesinambungan dengan mengurangi pemakaian plastik sekali pakai yang menghasilkan sampah yang tidak bisa terurai.  

Warung Vanessa Cell di Salatiga memenangkan kategori Inspirasi Karya Tak Kenal Usia. Usianya yang sudah terbilang senja dan keterbatasan fisik tidak menghalangi Cahyo, sang pemilik, untuk bisa mandiri dengan mendirikan warung kelontong dan kini bisa mandiri dan membantu warga sekitarnya terdigitalisasi secara finansial dengan layanan GrabKios. Dan yang terakhir adalah UMKM Aus.Kah di Balikpapan yang memenangkan kategori Inspirasi UMKM Pendatang Baru dimana Erwin Ansari sang pemilik, memulai bisnis tengah pandemi bermodalkan keahlian meracik minuman yang dilihat di YouTube dan kini menjual ribuan gelas minuman perhari dan bisa membuka lapangan pekerjaan.

“Kami harap segala upaya dan inisiatif yang kami lakukan dapat membantu pemulihan ekonomi, dan meningkatkan daya saing serta ketangguhan para UMKM di Indonesia. Mari kita #TerusUsaha untuk mendukung UMKM dan perputaran ekonomi Indonesia!” tutup Neneng.

Tentang Grab

Grab adalah super app terkemuka di Asia Tenggara, menyediakan banyak layanan harian yang paling berarti bagi konsumen. Saat ini, aplikasi Grab telah diunduh sebanyak lebih dari 205 juta kali, memberikan pengguna Grab kemudahan untuk terhubung dengan jutaan mitra pengemudi dan agen. Grab menyediakan layanan transportasi on-demand di Asia Tenggara, serta layanan pengantaran makanan, barang, belanjaan, pembayaran digital dan layanan finansial di lebih dari 394 kota di 8 negara.

 

Jumat, 23 Oktober 2020

Kontribusi Dominan dan Surplus, Ekspor Manufaktur Lampaui USD 94 Miliar

Ekspor nonmigas dari industri pengolahan sepanjang Januari-September 2020 tercatat sebesar USD94,36 miliar. Capaian tersebut menunjukkan bahwa sektor manufaktur masih memberikan sumbangsih paling besar terhadap total nilai ekspor nasional pada periode yang sama.

“Artinya, sektor industri kita tetap agresif mendobrak pasar internasional di tengah masa yang sulit karena dampak pandemi Covid-19,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Perindustrian, R. Janu Suryanto di Jakarta, Jumat (23/10).

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia pada Januari–September 2020 berada di angka USD117,19 miliar. Sementara kontribusi nilai pengapalan dari sektor industri pengolahan menembus 80,5 persen.

“Neraca perdagangan industri pengolahan pada periode Januari-September 2020 adalah surplus sebesar USD8,87 miliar,” ungkap Janu. Adapun kinerja gemilang ditorehkan oleh industri makanan dengan nilai ekspornya mencapai USD21,31 miliar atau naik 10,5 persen dibanding periode yang sama tahun 2019.

Selanjutnya, diikuti industri logam dasar yang mencatatkan nilai ekspornya sebesar USD16,96 miliar atau naik 30,7 persen dari capaian di periode yang sama tahun lalu. “Kemudian, nilai ekspor industri bahan kimia dan barang dari bahan kimia melebihi USD9 miliar,” sebut Janu.

Sementara itu, angka pengapalan industri tekstil dan pakaian jadi menembus USD8 miliar, serta industri kertas dan barang dari kertas mencatatkan nilai ekspor hingga USD5,16 miliar. “Pada Januari-September 2020 ini, ada sejumlah sektor industri yang kinerja ekspornya naik signifikan dari tahun lalu,” tutur Janu.

Sektor yang mengalami pertumbuhan ekspornya positif di atas 10 persen, antara lain adalah industri pencetakan dan reproduksi media rekaman dengan nilai ekspor sebesar USD29,78 juta (naik 27,8 persen). Kemudian, industri furnitur yang nilai ekspornya USD1,59 miliar (naik 15,2 persen), serta industri farmasi, produk obat kimia dan obat tradisional dengan nilai ekspor mencapai USD484,79 juta (naik 10,1 persen).

Kapusdatin Kemenperin pun memaparkan, kinerja ekspor industri pengolahan pada bulan September 2020 mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya (m-to-m). “Untuk neraca perdagangan industri pengolahan pada bulan September 2020 juga mencatatkan surplus, dengan nilai USD2,04 miliar,” imbuhnya.

Nilai ekspor industri pengolahan pada bulan September 2020 tercatat sebesar USD11,56 miliar, naik sebesar 7,3 persen dari Agustus 2020 (m-to-m) yang mencapai USD10,77 miliar. Apabila dibandingkan dengan bulan September 2019 (year-on-year), kinerja ekspor industri pengolahan bulan September 2020 naik hingga 6,6 persen.

“Pada bulan September 2020, China menjadi negara tujuan ekspor utama industri pengolahan dari Indonesia, diikuti Amerika Serikat, Jepang, Singapura, dan India,” tandas Janu. Guna memperluas akses pasar ekspor bagi industri di tanah air, Kemenperin terus mendorong kerja sama yang komprehensif dengan beberapa negara potensial dan nontradisional.

Sebelumnya, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengemukakan, pemerintah sedang memprioritaskan pengembangan sektor industri yang berorientasi ekspor. Upaya strategis ini dinilai akan membenahi masalah struktural ekonomi saat ini, yaitu defisit neraca perdagangan dan defisit transaksi berjalan.

“Kita ketahui, kontribusi sektor industri manufaktur hingga saat ini masih mendominasi terhadap capaian nilai ekspor nasional. Jadi, ini merupakan salah satu poin bagi pemerintah untuk memberikan perhatian khusus pada pengembangan sektor industri manufaktur,” jelasnya.

Dalam hal ini, Kemenperin sudah memetakan 15 sektor yang akan mendapat prioritas pengembangan untuk digenjot kinerja ekspornya. Ke-15 sektor tersebut, yakni industri pengolahan minyak kelapa sawit dan turunannya, industri makanan, industri kertas dan barang dari kertas, industri crumb rubber, ban, dan sarung tangan karet, industri kayu dan barang dari kayu, serta industri tekstil dan produk tekstil.

Selanjutnya, industri alas kaki, industri kosmetik, sabun, dan bahan pembersih, industri kendaraan bermotor roda empat, industri kabel listrik, industri pipa dan sambungan pipa dari besi, industri alat mesin pertanian, industri elektronika konsumsi, industri perhiasan, serta industri kerajinan.

Kamis, 22 Oktober 2020

Inovasi Danone-Aqua, IPB dan Plustik Manfaatkan Limbah Plastik untuk Bangun Sumur Resapan

Jakarta, 22 Oktober 2020 – Danone-AQUA berkolaborasi dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Plustik (PT Oriplast) menghadirkan inovasi baru solusi daur ulang plastik non ekonomis sekaligus dukung upaya konservasi air berupa Sumur Resapan Bijak Berplastik sistem bongkar pasang (Knock Down).

Sumur resapan tersebut berfungsi untuk meresapkan air untuk mengembalikan cadangan air tanah, serta mencegah air melaju kencang ke dataran rendah yang berpotensi menjadi penyebab banjir. Sumur resapan Bijak Berplastik terbuat dari plastik non ekonomis, atau jenis plastik dengan nilai ekonomi rendah (low value) seperti kresek hitam, plastik kemasan berlapis banyak (multilayer), popok (diapers) dan lembar kertas aluminium (alumunium foil).

Keberadaan dan pembangunan sumur resapan sangat penting mengingat data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menunjukkan telah terjadi 748 kejadian banjir di Indonesia sejak Januari hingga September 2020. Disisi lain, Indonesia juga sering mengalami kekeringan di musim kemarau yang salah satunya diakibatkan kurangnya infiltrasi air kedalam tanah.

Untuk itu dibutuhkan pembangunan sumur resapan baik di daerah, hulu, tengah, maupun hilir, yang dapat menampung debit air disaat musim hujan dan meresapkannya kembali sebagai cadangan air tanah. Faktor lain yang menjadi penyebab terjadinya hal tersebut adalah belum terkelolanya sampah dengan baik, salah satunya adalah plastik non ekonomis.

Saat ini, plastik non ekonomis masih menjadi tantangan bagi pengelolaan sampah di Indonesia, sebab belum memiliki banyak jalur daur ulang sehingga dibiarkan menumpuk, tidak terkelola dengan baik, dan mengakibatkan pencemaran di lingkungan serta menjadi salah satu penyebab banjir.

“Sumur resapan Bijak Berplastik ditargetkan mampu meresapkan air sebanyak 16 m3 per hari hujan dan konstruksinya mampu menyerap 150 kg sampah plastik non ekonomis. Bentuk knock down merupakan perbaikan dari sumur resapan konvensional supaya mampu meresapkan air lebih banyak dengan  konstruksi yang lebih kuat dan tahan lama, serta membuat proses pembuatan dan pemasangannya menjadi lebih praktis sehingga memudahkan proses mobilisasi,” kata Vera Galuh Sugijanto, Vice President General Sceretary Danone Indonesia.

Proses pembuatan sumur resapan ini juga sudah dikembangkan sedemikian rupa dan telah diuji secara fisik, mikroplastik, maupun material, melalui laboratorium tersertifikasi untuk memastikan bahwa seluruh bahan yang digunakan tidak memberikan dampak kepada lingkungan ataupun air yang diresapkan, tambah Vera.

“Untuk itu, Inovasi ini diharapkan dapat menjadi salah satu pilihan solusi dan menjawab beberapa tantangan sekaligus yaitu isu pengelolaan plastik non ekonomis dan upaya menampung cadangan air tanah serta mengurangi resiko banjir.”

Danone-AQUA telah meneguhkan komitmen menjadi pionir dalam mendukung penyelesaian sampah kemasan plastik di Indonesia sejak tahun 2018 yang lalu melalui gerakan #BijakBerplastik. Upaya tersebut diwujudkan melalui tiga komitmen penting yaitu mengumpulkan lebih banyak kemasan plastik dari yang diproduksi, melakukan edukasi kepada 100 juta konsumen, dan mengembangkan inovasi kemasan plastik untuk mencapai 100% kemasan yang bisa di daur ulang, di guna ulang atau dijadikan kompos pada tahun 2025.

Vera mengatakan bahwa Danone-AQUA terus mendorong kolaborasi yang inovatif untuk berkontribusi mendukung pemerintah mengatasi permasalahan sampah plastik dan keberlanjutan sumber daya air di Indonesia.

“Sejalan dengan visi Danone, One Planet One Health, dan perusahaan yang memberikan kebaikan kepada alam, kami percaya bahwa hidrasi yang sehat akan hadir dari lingkungan yang sehat dan berkelanjutan. Sebagai bagian dari gerakan #BijakBerplastik yang telah kami inisiasi sejak tahun 2018 yang lalu, kali ini Danone-AQUA mendorong terwujudnya kolaborasi IPB dan PT Oriplast untuk menghadirkan inovasi baru sumur resapan Bijak Berplastik sebagai salah satu solusi untuk menjawab tantangan dari isu daur ulang plastik non ekonomis sekaligus upaya konservasi air,” ujar Vera Galuh Soegijanto.

Sementara itu, Prof. Dr. Arif Satria, SP, MSi, Rektor Institut Pertanian Bogor mengatakan sumur resapan Bijak Berplastik merupakan produk inovatif yang perlu diketahui oleh semua pihak. “Bentuk-bentuk kolaborasi lintas sektor untuk menghasilkan produk-produk inovatif yang bisa menyelesaikan dua masalah sekaligus, yaitu sampah kemasan plastik non ekonomis dan juga mengurangi banjir ini perlu terus didorong.

Pemerintah, baik pusat maupun daerah perlu mengetahui dan mengaplikasikan secara luas di kawasan pemukiman masyarakat maupun di daerah hulu sungai. Diharapkan, inovasi ini dapat mengurangi risiko banjir yang selama ini selalu menjadi ancaman di saat musim hujan tiba,” ujar Arif Satria.

Bhima Aries Diyanto, Komisaris PT. Oriplast Jaya Perkasa berharap respon positif, terutama dari pemerintah terhadap sumur resapan Bijak Berplastik, mengingat model kerjasama/ kolaborasi banyak pihak adalah langkah efektif mengatasi tantangan dan peluang pengelolaan plastik non ekonomis. “Upaya-upaya pengendalian pengendalian sampah plastik non ekonomis dan sekaligus konservasi air selama ini menjadi tantangan banyak pihak, baik pemerintah maupun dari kalangan industri. Melalui kolaborasi Bersama Danone–AQUA dan IPB ini, kita dapat menemukan solusi inovatif bersama,” ujar Bhima Aries Diyanto.

Dalam acara launching Sumur Resapan Bijak Berplastik knock down yang dilakukan secara virtual pada Kamis, 22 Oktober ini, juga dilakukan secara simbolis penyerahan Miniatur Sumur Resapan Bijak Berplastik oleh Rektor IPB dan perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan kepada para perwakilan pemerintah daerah Provinsi Jawa Barat, Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Kabupaten Bogor, dan Kota Bogor. Melalui peresmian ini, diharapkan sumur resapan Bijak Berplastik dapat di replikasi dan diaplikasikan di daerah-daerah dan kota-kota besar sebagai salah satu solusi banjir sekaligus membersihkan sungai dari sampah plastik khususnya non ekonomis.

Untuk selanjutnya, sebanyak 39 sumur resapan Bijak Berplastik juga akan dikirimkan dan dipasang di Istana Bogor (5 buah), Istana Cipanas (5 buah), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (10 buah), Pemprov DKI Jakarta (5 buah), Pemprov Jawa Barat (5 buah), Pemerintah Kabupaten Bogor (3 buah), Pemerintah Kota Bogor (3 buah), dan Institut Pertanian Bogor (3 buah) sebagai bentuk sosialisasi penggunaan sumur resapan Bijak Berplastik. Selain itu, Danone-AQUA juga berkomitmen untuk menggunakan  sumur resapan Bijak Berplastik pada 26 pabrik Danone Indonesia mulai tahun 2021 yang berpotensi mengurangi ratusan ton sampah kemasan plastik non ekonomis dari lingkungan.

Rabu, 21 Oktober 2020

Kalbe Bersama Kemenperin Dukung Pembangunan SDM Unggul di Indonesia melalui Program Vokasi

Jakarta, 21 Oktober 2020 – PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) melalui Kalbe Learning Centre (KLC) mendukung Kementerian Perindustrian RI melalui Program Vokasi dalam pengembangan sumber daya manusia unggul dengan melakukan penandatangan kerjasama untuk 3 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yaitu SMK Bani Saleh Bekasi, SMK Wirasaba Karawang dan SMK Farmasi IKIFA Jakarta Timur.

Program Vokasi ini merupakan bentuk link and match dalam rangka mendukung pemerintah memajukan vokasi di Indonesia untuk mempersiapkan tenaga kerja yaitu siswa SMK Farmasi yang kompeten khususnya di sektor industri farmasi. Penandatanganan ini disaksikan langsung oleh Eko S. A. Cahyanto SH. LLM, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri Kementerian Perindustrian RI.

“Kalbe secara konsisten mengembangkan sumber daya yang kompeten dalam menghasilkan mutu dan produk yang berkualitas,”ujar Micha Catur Firmanto, Kepala Kalbe Learning Centre PT Kalbe Farma Tbk. “Salah satu bentuk pengembangan sumber daya yang kami lakukan dengan bekerjasama melalui Program vokasi, dimana KLC menjadi jembatan penghubung antara lulusan siswa SMK dengan seluruh manufaktur farmasi Kalbe dalam mempersiapkan basic competency dan attitude yang dipersyaratkan untuk bekerja di perusahaan farmasi,” lanjut Micha.

“Kami mengapresiasi KLC yang bersedia bekerjasama melalui program vokasi ini dalam menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten, adaptif dan inovatif yang dapat memenangkan persaingan di dunia industri,” ujar Eko S. A. Cahyanto SH. LLM, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri. “Kami berharap pada masa mendatang KLC dapat bekerja sama dengan lebih banyak SMK untuk mempercepat usaha kita membangun SDM yang unggul dan memenuhi kebutuhan industri dengan supply yang ada di dunia pendidikan,” tambah Eko.

“Program vokasi ini didesain dalam bentuk pembelajaran yang ditujukan kepada siswa SMK dengan materi basic technical skill dan softskill yang diberikan secara online, serta diberikan juga materi kepada tenaga pendidik/pelatih. Untuk memperdalam materi, akan diberikan pelaksanaan praktek kerja bagi siswa dan tenaga pendidik/pelatih yang dilaksanakan langsung di KLC mulai November 2020,” tambah Micha.

Kalbe Learning Centre memulai dengan kerjasama vokasi kepada 3 SMK di tahun 2020 dan pada tahun 2021 akan terus meningkatkan hubungan kerjasama dengan SMK lainnya. Kedepannya program vokasi ini bisa memenuhi kebutuhan untuk mengurangi kesenjangan (gap) yang ada demi meningkatkan prosentase daya serap lulusan SMK di industri.

Sekilas tentang Kalbe Learning Centre (KLC)

Kalbe Learning Centre didirikan pada 17 September 2012, dimana awal berdirinya disusun program pendidikan dan pelatihan reguler untuk menjawab kebutuhan dari empat pabrik yang dimiliki Kalbe Group. Adapun pendidikan dan pelatihan awal yang diberikan meliputi Pendidikan operator cetak, Pendidikan pengemasan sekunder, Pendidikan teknisi (Utilitas dan Maintenance) dan Pendidikan Non PT (Non Produksi & Non Teknik), ditujukan untuk posisi jabatan Administrasi, Staff pendukung di luar produksi. Selain empat program pendidikan reguler tersebut, Kalbe Learning Centre telah berkembang dan menambah program pendidikan dan pelatihan Analis dan Logistik.

Pada 2019, KLC mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia untuk tiga kategori yaitu, (1) Perusahaan Farmasi Pertama yang memiliki Learning Centre dengan Fasilitas Produksi, Teknik, Analis, Logistik dan Ruang Steril; (2) Perusahaan Farmasi Pertama yang memiliki Learning Centre untuk Pelatihan Dasar Produksi, Teknisi pada Calon Karyawan; (3) Perusahaan Farmasi Pertama yang memiliki Learning Centre dengan Trainer Karyawan Purna Bakti.

Sekilas tentang Kalbe

PT Kalbe Farma Tbk (“Kalbe”) berdiri sejak tahun 1966 dan merupakan salah satu perusahaan farmasi terbuka terbesar di Asia Tenggara. Kalbe memiliki empat divisi utama yang menangani portofolio merek yang handal dan beragam; divisi obat resep (Cefspan, Brainact, Broadced, dll); divisi produk kesehatan yang menangani obat bebas (Promag, Mixagrip, Komix, Woods, Fatigon, dll), multivitamin (Fatigon, H2, XonCe, Hevit-C, JossC1000 dll), dan minuman supplemen dan siap saji (Hydro Coco, Extra Joss), divisi nutrisi (ChilKid, Prenagen, Diabetasol, Zee, dll); dan divisi distribusi. Kalbe kini memiliki lebih dari 40 anak perusahaan and 14 fasilitas produksi berstandar internasional, dan mempekerjakan sekitar 17.000 karyawan, yang tersebar di 76 cabang di seluruh Indonesia. Sejak tahun 1991, saham Kalbe tercatat di Bursa Efek Indonesia (IDX:KLBF).

Selasa, 20 Oktober 2020

Kementerian BUMN Apresiasi Langkah Strategis Konsolidasi Menara TelkomGroup

Jakarta, 20 Oktober 2020 – Kementerian BUMN menyambut baik dan mengapresiasi langkah strategis PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) dalam rangka penataan portfolio infrastruktur bisnis menara dengan ditandatanganinya Perjanjian Jual Beli (Sale and Purchase Agreement/SPA) antar anak usaha Telkom yaitu dari PT Telekomunikasi Seluler (“Telkomsel”) ke PT Dayamitra Telekomunikasi (“Mitratel”) untuk pengalihan kepemilikan sebanyak 1.911 menara telekomunikasi yang dilakukan pada hari ini (20/10) di Telkomsel Smart Office, Jakarta.

Penandatanganan SPA ini dilakukan oleh Direktur Utama Mitratel Theodorus Ardi Hartoko dan Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro yang disaksikan secara langsung oleh Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo, Komisaris Utama Telkom Rhenald Kasali, Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah, serta jajaran direksi Telkom, Telkomsel dan Mitratel. SPA ini menandai selesainya tahap pertama dari rencana pengalihan 6.050 menara telekomunikasi milik Telkomsel kepada Mitratel.

“Ini merupakan salah satu langkah besar restrukturisasi portfolio TelkomGroup untuk unlocking value yang sejalan dengan fokus Kementerian BUMN dalam melakukan restrukturisasi untuk mengembalikan BUMN ke core business masing-masing dengan tujuan untuk value creation yang baik dan membangun competitiveness,” ungkap Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo.

Lebih lanjut Kartika Wirjoatmodjo menambahkan, Telkom sebagai strategic asset bagi Kementerian BUMN dan Indonesia perlu memiliki sustainable value creation. Setidaknya ada lima aspek yang perlu diterapkan di TelkomGroup, antara lain adanya teknologi leadership di setiap komponen, business model yang menghasilkan sustainable profitability, customer experience baik B2C (Business to Consumer) maupun B2B (Business to Business), corporate structure yang efektif, serta value creation. Ini dapat mendukung rencana jangka panjang Telkom untuk menjadi digital telco terdepan dan market cap yang semakin baik. Dari sisi Mitratel diharapkan dapat mengelola aset dengan standar terbaik sehingga dapat meningkat tenancy ratio dan menjadi perusahaan tower terdepan.

Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah mengatakan, pengalihan kepemilikan menara ini merupakan salah satu langkah TelkomGroup dalam menata infrastruktur demi mengakselerasi transformasi perusahaan menjadi digital telco. TelkomGroup terus membangun kapasitas untuk menjadi perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia dan kawasan dengan memperkuat ekosistem digital melalui konsolidasi internal, sinergi BUMN, inovasi dan terbuka terhadap setiap peluang kerjasama strategis yang saling menguntungkan dengan berbagai global partner.

“Telkom berkomitmen mentranformasikan bisnis dengan cepat dari leading player layanan digital connectivity menuju Digital Telco dengan mengakselerasi potensi layanan digital services dan digital platform. Hal ini akan menjadikan Telkom tetap bertahan dan tumbuh di tengah gempuran perusahaan digital dan tetap sejalan dengan perubahan lifestyle masyarakat penggunanya,” ungkap Ririek.

Terkait pengalihan kepemilikan 6.050 menara telekomunikasi Telkomsel ke Mitratel dilakukan secara bertahap hingga ditargetkan selesai pada akhir triwulan pertama tahun 2021. Dengan adanya transaksi ini, terhitung sejak terpenuhi segala kewajiban berdasarkan perjanjian dan ditandatanganinya akta pengalihan antara para pihak, Mitratel yang merupakan anak usaha Telkom yang bergerak di bidang penyediaan infrastruktur telekomunikasi akan memiliki lebih dari 22.000 menara telekomunikasi yang tersebar di berbagai wilayah dan melayani semua operator seluler di Indonesia.

Senin, 19 Oktober 2020

Len Bangun Jaringan Jalur Kereta Api Pertama di Sulawesi

BANDUNG (19/10/20) – PT Len Industri (Persero) tengah menyelesaikan pembangunan sistem persinyalan dan telekomunikasi jalur kereta api Mandalle-Palanro dan Mandai-Mandalle Lintas Makassar-Parepare sepanjang total 102,4 Km. Jalur Mandalle-Palanro dikerjakan oleh PT Len Industri di lintasan sepanjang 42,8 km dan jalur Mandai-Mandalle di lintasan sepanjang 59,6 km oleh anak perusahaan, PT Len Railway Systems.

Jalur kereta api Mandalle-Palanro dan Mandai-Mandalle merupakan bagian dari Lintas Makassar-Parepare dengan panjang lintasan kurang lebih 145 km dan menghubungkan Kota Makassar menuju Kota Parepare. Di mana Lintas Makassar-Parepare merupakan tahap pertama pembangunan jaringan jalur kereta api pertama di Pulau Sulawesi, yaitu Trans-Sulawesi.

Direktur Operasi I PT Len Industri, Linus Andor M. Sijabat menjelaskan, “Tujuan pembangunan Trans-Sulawesi adalah untuk menghubungkan perkotaan atau wilayah yang memiliki potensi angkutan penumpang, barang, atau komoditas berskala besar dan berkecepatan tinggi, namun konsumsi energi tetap rendah.”

Trans-Sulawesi juga mendukung perkembangan perkotaan terpadu melalui integrasi perkotaan di wilayah pesisir, baik industri maupun pariwisata, serta agropolitan baik kehutanan, pertanian maupun perkebunan.

Dalam pekerjaan tersebut, PT Len Industri sedang menggarap sistem persinyalan, sistem telekomunikasi, dan power system (catu daya), dari pekerjaan instalasi, testing dan pengawasan, hingga pekerjaan sipil. Len Industri telah menyuplai perangkat sistem persinyalan berupa vital dan non-vital interlocking system, perangkat outdoor persinyalan, catu daya, radio, CCTV, hingga CTS (Centralized Traffic Supervisory).

Beni Rahadian, Pimpinan Proyek Jalur Mandalle-Palanro PT Len Industri menjelaskan, “Jalur kereta api sepanjang 102,4 km dari Mandai hingga Palanro akan memanfaatkan sistem persinyalan SiLSafe4000, sistem interloking (vital interlocking system) berbasis CBI (Computer Based Interlocking) generasi baru yang dibuat oleh Len Industri. SiLSafe4000 juga sudah tersertifikasi level keamanannya SIL-4 (Safety Integrity Level).”

“Tantangannya sekarang cuaca di area proyek memasuki musim hujan. Oleh karenanya, kontraktor sekarang sedang bekerja extra untuk menyelesaikan bangunan atap gedung equipment room dan gedung ruang radio peralatan-peralatan kita. Kemudian, pembangunan 20 ruangan baru gedung peralatan persinyalan diharapkan mulai bisa digunakan mulai 31 Oktober mendatang,” tambahnya.

Jalur kereta api Mandalle-Palanro dan Mandai-Mandalle Lintas Makassar-Parepare melintasi 4 stasiun besar, yaitu Maros, Pangkajene, Tanete Rilau, Barru serta 8 stasiun kecil yaitu Mandai, Rammang-Rammang, Labakkang, Ma’rang, Mandalle, Takalasi, Mangkoso, Palanro. Jalur tersebut juga memiliki 1 CTS di lokasi Depo dan Balai yang berada di Yasa (Maros).

“Progres pengerjaanya hingga per 11 Oktober 2020 adalah 58,9%. Diperkirakan penyelesaian proyeknya akan sedikit mundur karena imbas dari pandemi covid-19. Kami juga sedang proses pengadaan 50% dari jumlah total kebutuhan Point Machine, tapi masih menunggu arahan dari Satker (Satuan Kerja) apakah memakai 2 Set Point Machine bekerja pararel atau 1 Set Point Machine ditambah 1 Set Back Drive,” ujar Beni.

Secara keseluruhan, Len telah terlibat dalam 120 lebih proyek persinyalan di dalam negeri, di sepanjang 2.430 km jalur kereta dan 219 stasiun. Dengan perannya dalam pembangunan Trans-Sulawesi, maka akan menambah daftar keberhasilannya di dunia perkeretaapian di Indonesia.

Sebagai prioritas 1 dalam pembangunan Trans-Sulawesi, jalur kereta api Makassar-Parepare pada awalnya dibangun jalur tunggal, tetapi lahan yang disiapkan dapat dibangun jalur ganda. Pemasangan rel pertama jalur Makassar-Parepare disaksikan oleh Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) saat itu, Hermanto Dwiatmoko dan Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo pada 13 November 2015 di Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru.

“Trans-Sulawesi adalah jaringan jalur kereta api yang dibangun untuk menghubungkan daerah-daerah penting di Pulau Sulawesi. Proyek perkeretaapian Trans-Sulawesi ditargetkan mencapai panjang 2.000 km dari Makassar ke Manado,” pungkas Linus.

Trans-Sulawesi akan menghubungkan kota-kota besar di Sulawesi seperti Makassar, Kendari, Palu, Gorontalo, Manado yang terbagi dalam beberapa jalur, antara lain Makassar-Pare-pare (145km), Parepare-Mamuju (225km), Makassar-Bulukumba-Watampone (259km), Bitung-Gorontalo-Isimu (340km), Manado-Bitung (48km).