Jumat, 14 Desember 2018

Lazada Tutup 12.12 Grand Year End Sale dengan Rekor Baru

Jakarta, 14 Desember 2018 – Lazada, sebagai destinasi belanja dan berjualan nomor satu di Asia Tenggara, menutup Lazada 12.12 Grand Year End Sale dengan mencetak rekor transaksi tertinggi dalam Hari Belanja Online Nasional (HARBOLNAS) 2018. Sepanjang perjalanan 11.11 sampai 12.12, Lazada Group mencatat 1.3 milyar visitor. Sedangkan untuk Lazada Indonesia sendiri, pagelaran akbar 12.12 Grand Year End Sale yang diadakan selama tiga hari mulai dari tanggal 10 Desember hingga 12 Desember ini mencatat kenaikan GMV sebesar 18x dari hari biasanya.
“Sebagai perusahaan e-commerce terbesar di Asia Tenggara, salah satu tujuan kami adalah untuk memberikan pengalaman belanja yang seru namun aman, tentunya dengan penawaran dan varian produk terbaik. Kami sangat puas melihat antusiasme para konsumen untuk berbelanja online selama Lazada 12.12 Grand Year End Sale ini. Dengan peningkatan GMV 18x dibandingkan dengan hari biasa, sebagai perusahaan yang berbasis teknologi, kami sangat bersemangat untuk terus menghadirkan inovasi dan terobosan baru, serta memberikan promo-promo online yang jauh lebih menarik lagi kepada konsumen di Indonesia untuk kedepannya.” ungkap CEO Lazada Indonesia, Alessandro Piscini.
Pada momen Harbolnas tahun ini, tidak hanya para brand yang ikut serta, tetapi juga para lokal sellerdimana mereka semua memberikan penawaran terbaik di pesta belanja akhir tahun yang dipersembahkan oleh Lazada untuk meningkatkan penjualan produknya. Yang spesial lagi, sebagai bentuk komitmen Lazada untuk membantu target pemerintah mencapai 8 juta UKM go online pada tahun 2020, didedikasikan 1 hari khusus pada 11 Desember untuk produk lokal.
“Kami menyadari hasil yang berhasil kami capai ini tidak terlepas dari hasil kerja keras para lokal seller Lazada. Melihat pencapaian luar biasa dari beberapa seller kami ketika 11.11 lalu, kami ingin melanjutkan pencapaian itu untuk 12.12. Ini terbukti dengan melihat pencapaian luar biasa dari salah satu lokal seller kami yang mencapai kenaikan pesanan 10x lipat. Kami terus memberikan dukungan penuh mulai dari pelatihan reguler kepada sellerkami, hingga menyediakan fasilitas cashless dan fullfilment services,untuk mempermudah mereka mendistribusikan produknya lebih cepat kepada konsumen.” ungkap Monika Rudijono, Chief Marketing Officer Lazada Indonesia.
Pada Lazada 12.12 Grand Year End Sale tahun ini, kategori fesyen, kecantikan, ibu & anak dan elektronik menjadi produk favorit para konsumen. Untuk kategori fesyes penjualan produk Converse, Levi’s dan brand asli anak bangsa “Nah Project” meningkat drastis. Dari kategori kecantikan produk Maybelline, Wardah dan Make Over menjadi favorit konsumen Lazada. Untuk kategori popok penjualan mamypoko, Sweety dan Fitti cukup mendominasi. Sedangkangkan untuk kategori smartphone dimenangkan oleh brand Samsung, Realme dan Xiaomi.
Selain itu, sejumlah brand lain yang paling diminati konsumen selama Lazada 12.12 Grand Year End Sale antara lain: Xiaomi powerbank, Vaseline lotion, SGM Eksplor, Maybelline, Lifebuoy, Fitti dan masih banyak lagi. Traffic tertinggi untuk konsumen berbelanja terjadi pada pukul 16.00 hingga 17.00 pada tanggal 12 Desember.
Menambahkan bagaimana Lazada menyiapkan keseruan lainnya untuk menyambut pesta akhir tahun Harbolnas, Lazada juga membuat 2 offline event Desember ini. Ribuan millenials muda datang dan menikmati weekend mereka di acara Lazada WOW Fest! yang baru pertama kali diselenggarakan, dimana mereka dapat menikmati suguhan instalasi art dan musik. Dan untuk puncak kegiatan "countdown" 12.12, acara yang disaksikan jutaan penonton seluruh Indonesia. Lazada membawa 2 nama besar yang bertaraf internasional, yaitu AgnezMo dan KARD untuk memberikan penampilan terbaik mereka di Minggu malam (9 Desember), karenanya Lazada merasa sangat terhormat bisa mendapatkan rating tertinggi di SCTV pada hari itu.
Kedepannya, Lazada ingin terus menjadikan Harbolnas sebagai momentum untuk para konsumen memuaskan hasrat berbelanja akhir tahun dan juga sebagai momentum untuk para brand hingga sellerlokal, mengambil bagian dalam pesta belanja terbesar akhir tahun dan juga berpartisipasi dalam memajukan ekosistem ekonomi digital di Indonesia.

Tentang Lazada
Diluncurkan pada tahun 2012, Lazada merupakan destinasi belanja dan berjualan online nomor satu di Asia Tenggara – hadir di Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand dan Vietnam. Dengan lebih dari 300 juta SKU yang tersedia, Lazada menawarkan variasi produk dalam berbagai kategori mulai dari barang kecantikan, fashion, dan elektronik hingga barang keperluan rumah tangga, mainan, perlengkapan olahraga dan kebutuhan sehari-hari. Sebagai bentuk komitmen Lazada untuk mengedepankan pengalaman berbelanja online yang menyenangkan bagi para konsumen secara menyeluruh, dan layanan pengembalian barang yang mudah melalui proses penjemputan yang dilayani dari awal sampai akhir dengan lebih dari 100 mitra logistiknya. Kepemilikan saham mayoritas Lazada group dimiliki oleh Alibaba Group Holding Limited (NYSE: BABA).
Lazada Indonesia sendiri telah meraih penghargaan Platinum Award sebagai e-Commerce terbaik pilihan konsumen Indonesia untuk kategori Business to Customer (B2C) dari idEA pada tahun 2016. Lazada juga memperoleh penghargaan Wow Brand sebagai Brand terbaik untuk e-commerce dari Marketeers pada awal tahun 2017. Lazada Indonesia juga didaulat oleh Line sebagai official account dengan kampanye terbaik. Diawal tahun 2018 Lazada berhasil memperoleh 3 penghargaan sekaligus dari Marketeers sebagai : Branding campaign of the year for Above the Line category, Branding campaign of the year for Digital category & Brand of the year 2018 for E -commerce and marketplace category.

Kamis, 13 Desember 2018

Shopee Sukses Mengakhiri Tahun 2018 dengan Rekor Terbaru, Lebih dari 12 Juta Transaksi Selama 12.12 Birthday Sale

JAKARTA, 13 DES 2018 - Shopee, perusahaan e-commerce terdepan di Asia Tenggara dan Taiwan, mengakhiri tahun 2018 dengan kesuksesan Shopee 12.12 Birthday Sale. Pada 12 Desember, Shopee mencatatkan lebih dari 12 juta transaksi di 7 negara, melampaui semua rekor yang pernah ada termasuk Shopee 11.11 Big Sale lalu.
Didukung lebih dari 450.000 brand & penjual, Shopee dikunjungi lebih dari 48 juta pengguna yang menikmati 60 juta promo terbaik dari seluruh kategori. Selain itu, in-app game Shopee juga sangat diminati pengguna, Goyang Shopee telah dimainkan 46 juta kali sedangkan Kuis Shopee telah diikuti 11 juta partisipan di 7 negara.
Bersamaan dengan perayaan Hari Belanja Online Nasional, dari pencapaian Shopee tersebut 5,4 juta transaksi berasal dari Indonesia. Handphone & Aksesoris, Kecantikan, dan Pakaian Wanita merupakan tiga kategori terpopuler. Brand terkemuka seperti Xiaomi, MamyPoko, dan Maybelline menjadi brand favorit pengguna Shopee.

Chris Feng, CEO Shopee, mengatakan, “Shopee 12.12 Birthday Sale menandai sejarah baru yang menjadi penutup manis tahun 2018 yang luar biasa. Menyusul kesuksesan Shopee 11.11 Big Sale di November dan Shopee 9.9 Super Shopping Day di September, ini merupakan kuartal yang sangat memuaskan dimana kami berhasil melampaui rekor tahun lalu dan menetapkan tolak ukur baru di tahun depan. Mengakhiri tahun 2018, kami ingin mengucapkan terima kasih kepada para pengguna, penjual dan mitra lainnya atas segala dukungan dalam festival belanja terbesar ini. Kami berharap pengguna setia di Indonesia terus mendukung pencapaian Shopee di tahun-tahun mendatang.”

Sejak diluncurkan tahun 2015, Shopee melihat pertumbuhan pesat di 7 negara dan telah diunduh lebih dari 195 juta kali di Asia Tenggara dan Taiwan.

Pencapaian Shopee Indonesia di tahun 2018
2018 telah terbukti menjadi tahun yang menyenangkan untuk Shopee Indonesia. Beberapa pencapaiannya termasuk:

  • Festival belanja online khusus pengguna Indonesia: Shopee luncurkan festival belanja yang menyesuaikan kebutuhan dan preferensi pengguna di Indonesia. Misalnya, Big Ramadhan Sale yang dilaksanakan pada Mei lalu mencatatkan peningkatan transaksi sekitar 500% dibandingkan tahun lalu.

  • Dukung pelaku UMKM mengembangkan bisnis online: Shopee Indonesia terus berkomitmen untuk mendukung pengusaha lokal dimana telah bekerjasama dengan lebih dari 10 kementerian dan lembaga, termasuk Kementerian Perindustrian, BEKRAF, Kementerian Komunikasi dan Informatika, dan Kementerian Perdagangan. Pada Februari lalu, Shopee Indonesia meluncurkan Kreasi Nusantara, platform yang didedikasikan untuk mengkurasi dan menampilkan produk-produk lokal Indonesia.

  • Keterlibatan dengan pengguna: Shopee hadirkan berbagai fitur dan in-app game baru guna meningkatkan pengalaman belanja online terbaik. Tahun ini, Shopee meluncurkan in-app game populer untuk merangkul lebih banyak pengguna, termasuk Goyang Shopee serta in-app game terbaru yaitu Kuis Shopee dimana telah dimainkan 7 juta pengguna pada Shopee 12.12 Birthday Sale.

Dalam rangka menutup kemeriahan ulang tahun Shopee, pengguna dapat menikmati promosi terakhir dalam rangkaian Shopee 12.12 Thank You Sale yang akan dilaksanakan pada 13 - 15 Desember.
Jangan lewatkan Shopee 12.12 Thank You Sale dari 13 - 15 Desember, yang dapat kami temukan di http://shopee.co.id/12-12.

Rabu, 12 Desember 2018

Telkomsel Luncurkan Aplikasi mBanking (Mobile Banking)

Jakarta – Telkomsel meluncurkan layanan terbaru Digital Banking yaitu aplikasi mBanking Telkomsel, sebuah aplikasi Mobile Banking Telkomsel yang memberikan kemudahan kepada pelanggan untuk dapat mengakses rekening Bank yang dimiliki melalui ponsel. Aplikasi ini dapat diunduh melalui smartphone sistem Android dan menyusul di sistem iOS pada akhir Desember 2018. Untuk dapat menggunakan aplikasi ini, pelanggan diharapkan sudah memiliki layanan SMS Banking. Bagi pelanggan yang belum aktif layanan SMS Banking, pelanggan dapat mendaftarkan nomor handphone Telkomsel di kantor cabang Bank terdekat.
Vice President Digital Advertising and Banking Telkomsel Harris Wijaya mengatakan “Melalui peluncuran aplikasi mBanking Telkomsel ini, kami terus mendorong terciptanya masyarakat digital Indonesia dengan menghadirkan terobosan baru untuk membangun Indonesia Digital. Layanan Mobile Banking kami terus berkembang dan telah membantu banyak lembaga keuangan di lebih dari 80 institusi baik nasional maupun lokal. Komitmen kami, layanan mobile banking ini akan memberikan masyarakat Indonesia akses yang lebih luas terhadap transaksi keuangan, serta membantu pemerintah mewujudkan cashless society.”
Aplikasi mBanking Telkomsel memiliki beberapa fitur menarik, antara lain: transaksi perbankan, transaksi merchant, promo program, sinkronasi data, dan pencari ATM terdekat. Transaksi perbankan menjadi mudah dengan mBanking Telkomsel, pelanggan cukup memilih menu yang ada pada aplikasi, kemudian akan di arahkan untuk bertransaksi.
Aplikasi mBanking Telkomsel juga memfasilitasi pelanggan dalam melakukan transaksi pembayaran dan pembelian produk-produk pada merchant yang sudah bekerja sama dengan Bank seperti pembelian pulsa, pembayaran listrik, dan sebagainya. Selain itu, pelanggan akan selalu mendapatkan informasi terbaru mengenai promo-promo menarik dari merchant, Bank, dan Telkomsel sekaligus memfasilitasi pengiklan untuk dapat beriklan pada aplikasi ini dengan target pelanggan Banking.
Fitur sinkronisasi memfasilitasi pelanggan untuk dapat mencadangkan dan memulihkan data (back up data) yang pelanggan miliki di dalam aplikasi ini ke server Telkomsel sehingga akan memudahkan pelanggan bila pelanggan memiliki data favorit dan kemudian berganti ponsel. Dengan menggunakan aplikasi ini, aktivitas penarikan tunai juga dipermudah dengan adanya fitur pencarian ATM terdekat yang terintergrasi dengan GPS smartphone.
Dalam tahap awal ini, jumlah bank yang sudah terintegrasi dalam aplikasi mBanking lebih dari 15 bank, dan bagi pelanggan Telkomsel yang mengunduh dan melakukan transaksi akan langsung mendapatkan paket data Telkomsel sebesar 2GB untuk 100.000 orang pertama. Seluruh pelanggan KartuHalo, simPATI, Kartu As, dan LOOP berkesempatan mendapatkan hadiah langsung ini selama periode 12 Desember 2018 sampai 31 Januari 2019.
“Saat ini pelanggan Mobile Banking Telkomsel sekitar 10 juta, dan untuk aplikasi mBanking Telkomsel dalam tahun pertama kami targetkan diunduh oleh sekitar 20% pengguna aktif mbanking yang menggunakan smartphone. Harapan kami, akan lebih banyak lagi masyarakat di seluruh pelosok tanah air dapat memanfaatkan transaksi keuangan lebih nyaman, aman dan mudah dengan aplikasi mBanking Telkomsel,” tutup Harris.

Selasa, 11 Desember 2018

Kolaborasi Ekosistem Digital untuk Penyaluran Pembiayaan Ultra Mikro di Daerah 3T

Jakarta, Kominfo - Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama Kementerian Keuangan dan lima lembaga meluncurkan Digitalisasi Pembiayaan Ultra Mikro (UMi). Melalui kerja sama Badan Aksesibilitas Komunikasi dan Informasi (BAKTI) dengan Badan Layanan Umum Pusat Investasi Pemerintah (BLU-PIP) serta kolaborasi dengan lembaga lain, proses digitalisasi penyaluran pembiayaan UMi ditargetkan bisa menjangkau seluruh debitur ke seluruh pelosok Indonesia.
Direktur Utama BAKTI Anang Latif menyatakan dukungan dari Kementerian Kominfo dalam bentuk penyediaan konektivitas telekomunikasi informatika sebagai ekosistem digital. Ketersediaan infrastruktur digital menurutnya penting untuk penyaluran UMi ke pelosok negeri, terutama di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). 
“Salah satu faktor keberhasilan dalam pengembangan digitalisasi pembiayaan UMi adalah pemerataan infrastruktur telekomunikasi. Dalam hal ini, BAKTI berperan untuk men-support digitalisasi pembiayaan UMi melalui pemerataan konektivitas telekomunikasi dan informasi terutama di daerah 3T, sejalan dengan target debitur pembiayaan UMi,” kata Anang Latif dalam Peluncuran Digitalisasi Pembiayaan UMi di Gedung Dhanapala, Kementerian Keuangan,  Selasa (11/12/2018).
Dalam peluncuran itu, dilakukan penyaluran secara simbolis pembiayaan UMi kepada 12 debitur yang tersebar di empat lokasi. Lokasi itu antara lain Deli Serdang, Sumatera Utara; Selong, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat;  Semarang, Jawa Tengah; dan D.I. Yogyakarta. 
Penyaluran pembiayaan UMi merupakan kolaborasi program pemerintah di sektor-sektor strategis seperti pertanian, perikanan, perdagangan, dan pariwisata. Selain Kementerian Keuangan, penyaluran juga didukung oleh Kementerian Desa, Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Sosial, Kementerian Pertanian, dan Badan Ekonomi Kreatif. 
“Pembiayaan UMi merupakan program untuk masyarakat usaha mikro yang berada lapisan terbawah. Mereka yang belum dapat difasilitasi perbankan melalui Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) oleh BLU-PIP,” jelas Anang Latif. 
Pembiayaan UMi ditujukan sebagai salah satu instrumen Pemerintah untuk mewujudkan keadilan di seluruh wilayah Indonesia termasuk di daerah tertinggal, terdepan dan terluar.
BLU PIP dan BAKTI menggandeng para Penyedia Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) yang telah memperoleh izin dari Bank Indonesia, antara lain PT Telkom Indonesia (T-Money), PT Telekomunikasi Selular (T-Cash), dan PT Dompet Anak Bangsa (Go-Pay) untuk mensukseskan digitalisasi penyaluran UMi.
“Tujuannya meningkatkan digital finansial inklusi, BAKTI membangun ekosistem digital menuju cashless transaction bagi debitur dengan membangun disbursement system. Dalam hal ini BAKTI mengintegrasikan BUMN, Koperasi, serta PJSP untuk memudahkan penyaluran pembiayaan secara cashless,” ungkap Anang Latif. 
Jangkau Debitur di Daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar
Sejak tahun 2017 penyaluran pembiayaan UMi telah dilakukan oleh Pemerintah. Namun dalam pelaksanaannya terdapat beberapa kendala dalam penyalurannya. Mulai dari akses ke lokasi debitur yang sulit dijangkau, sampai digitalasi menjadi jawaban untuk mengefektifkan dan meningkatkan penetrasi penyaluran pembiayaan UMi.
Prinsip pembiayaan UMi adalah enhancing and empowering. Penyaluran Pembiayaan UMi dilakukan melalui kerja sama dengan institusi yang telah ada dan berpengalaman dalam pembiayaan UMKM, baik melalui BUMN, maupun koperasi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
PIP yang berada di bawah Kementerian Keuangan yang melaksanakan investasi langsung pemerintah pada bidang investasi pemberdayaan usaha ultra mikro melalui penyaluran pembiayaan bagi pelaku usaha ultra mikro.
Dalam pelaksanaannya, pembiayaan UMi tidak hanya menyediakan pembiayaan yang mudah dan cepat bagi usaha mikro, namun juga memberikan pendampingan usaha bagi debitur Pembiayaan UMi. Pendampingan dapat menjadi sarana knowledge sharing kepada debitur sekaligus menyediakan konsultasi usaha dan pembinaan sehingga debitur dapat mengembangkan kapasitas usahanya. 
Melalui digitalisasi penyaluran pembiayaan, debitur yang memilih metode cashless dapat memanfaatkan platform dan teknologi Uang Elektronik (UNIK) yang dimiliki oleh PJSP. Dengan demikian, dapat memudahkan debitur Pembiayaan UMi dalam melakukan transaksi usaha secara cashless, serta menyediakan market place untuk usaha mikro di era digital ekonomi.

Senin, 10 Desember 2018

Menperin Minta Perguruan Tinggi Bikin Lokakarya Penumbuhan Wirausaha

Kementerian Perindustrian semakin gencar mendorong tumbuhnya wirausaha industri baru karena ikut berperan penting dalam menggerakkan roda perekonomian nasional. Sasaran ini perlu didukung dari keterlibatan perguruan tinggi untuk membuat kursus pendek atau lokakarya mengenai kewirausahaan.

“Hal ini sejalan dengan program prioritas pemerintah pada tahun depan, yang akan fokus membangun sumber daya manusia (SDM) berkualitas secara masif,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mewakili Wakil Presiden pada Rapat Kerja Nasional Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi (Rakernas HIPMI PT) Tahun 2018 di Jakarta, Sabtu (9/12).

Menperin menjelaskan, modal besar Indonesia saat ini dalam menghadapi era revolusi industri 4.0, yaitu jumlah SDM. Terlebih lagi dengan adanya bonus demografi atau dominasi penduduk berusia produktif, yang potensinya akan dinikmati hingga tahun 2030.

“Berdasarkan pengalaman seperti Jepang, China Singapura dan Thailand, saat mereka mengalami bonus demografi, pertumbuhan ekonominya sangat tinggi. Oleh karenanya, kita perlu mengambil peluang itu melalui peran generasi muda atau generasi milenial yang akan menjadi leaders di 2030,” paparnya.

Untuk itu, menurut Airlangga, kunci suksesnya adalah meningkatkan kompetensi SDM agar mampu memberikan kontribusi signifikan bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. “Salah satunya yang perlu digenjot, dengan menumbuhkan wirausaha industri baru,” jelasnya.

Airlangga pun menargetkan kepada HIPMI PT dapat mencetak wirausaha pemula dari para anggotanya sebanyak satu juta orang. Hal ini guna memenuhi kebutuhan Indonesia sebesar 4 juta wirausaha baru untuk turut mendorong penguatan struktur ekonomi. Sebab, saat ini rasio wirausaha di dalam negeri masih sekitar 3,1 persen dari total populasi penduduk.

“Tolong dibuatkan short courseatau workshop wirausaha di seluruh Indonesia. Buat target sampai satu juta orang. Kalau butuh fasilitasi, kasih tahu kami. Siapkan juga roadmap-nya,” ungkap Menperin. Upaya ini sejalan dengan implementasi Making Indonesia 4.0, dengan aspirasi besarnya menjadikan Indonesia masuk dalam jajaran 10 negara yang memiliki perekonomian terkuat di dunia pada tahun 2030.

Airlangga mengungkapkan, guna mencapai sasaran tersebut, Indonesia juga membutuhkan sebanyak 17 juta tenaga kerja yang melek teknologi digital. Ia merinci, 4,5 juta di antaranya adalah tenaga kerja sektor manufaktur dan 12,5 juta tenaga kerja di sektor jasa yang mendukung manufaktur. Apalagi, potensi era ekonomi digital akan meningkatkan nilai tambah terhadap PDB nasional sebesar 150 miliar dollar AS pada tahun 2025. “Kesempatan ini yang perlu pula kita rebut,” tegasnya.

Kemenperintelah memfasilitasi pembangunan gedung inkubasi bagi para pelaku usaha rintisan (startup) di beberapa wilayah di Indonesia, antara lain Bandung Techno ParkBali Creative Industry Center (BCIC)Incubator Business Center diSemarang, Makassar Technopark, dan Pusat Desain Ponsel di Batam. “Tempat ini bisa dimanfaatkan secara gratis untuk semua yang ingin berinovasi,” imbuhnya.

Selain itu, Kemenperin menggagas pembuatan platform e-commerce untuk pelaku industri kecil dan menengah (IKM), yang bertajuk e-Smart IKM. Ini sebagai salah satu upaya strategis pemerintah guna membangun sistem database IKM yang diintegrasikan melalui beberapa marketplace yang sudah ada di Indonesia agar lebih memperluas panga pasarnya terutama untuk menembus ekspor.

Sejak diluncurkan pada Januari 2017, peserta yang telah mengikuti e-Smart IKM lebih dari 4.925 pelaku usaha dengan total omzet sudah melampaui Rp1,3 miliar. Kemenperin pun terus memacu tumbuhnya unicorn, pelaku startup yang memiliki nilai valuasi di atas USD1 miliar.

Pendalaman struktur industri

Pada kesempatan berbeda, Menperin Airlangga menyatakan, pihaknya terus bertekad untuk mendorong pendalam struktur industri manufaktur di Indonesia melalui peningkatan investasi atau ekspansi. Upaya ini guna membangun rantai pasok yang kuat dan terintegrasi sehingga dapat memenuhi kebutuhan dalam negeri, mensubstitusi bahan baku impor, serta mampu mengisi pasar ekspor.

“Sektor yang strukturnya sudah mendalam, misalnya industri otomotif. Hal ini tidak terlepas peran dari peningkatan investasi Jepang di sektor tersebut,” ungkap Menperin pada High Level Seminar of Project 2045 yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia di Jakartan, Sabtu (9/12).

Oleh karena itu, lanjut Airlangga, pemerintah berkomitmen menciptakan iklim investasi yang kondusif, di antaranya melalui deregulasi, penerbitan paket kebijakan ekonomi dan kemudahan izin usaha. “Kami berharap, otomotif Jepang ke depannya bisa ekspansi ke arah low carbon emission vehicle(LCEV), yang di dalamnya termauk electric vehicle,” ujarnya.  

Sepanjang tahun 2017, investasi Jepang merupakan terbesar kedua di Indonesia dengan nilai mencapai USD8,4 miliar. Sementara pada periode Januari-April 2018, realisasi nilai penanaman modal dari investor Negeri Sakura,juga menduduki peringkat kedua sebesar USD1,4 miliar dengan total 375proyek.

Selain sektor otomotif, Kemenperin pun mendorong investor Jepang dapat mengisi di sektor strategis seperti indutri kimia dan farmasi. “Apalagi, kemarin sudah ground breakingkomplek industri kimia di Cilegon. Saat ini, dari klaster di Cilegon kita sudah bisa produksi plastik, baja, kaca, dan ban,” tuturnya. Sementara untuk pengembangan sektor otomotif, masih difokuskan di wilayah Karawang dan Bekasi karena sudah ada klaster industrinya.

Menperin menyampaikan, pihaknya gencar memacu program hilirisasi industri guna meningkatkan nilai tambah bahan baku dalam negeri. “Untuk sektor petrokimia dan otomotif, saat ini value addeddan product value chain-nya hampir lengkap. Selanjutnya akan dibutuhkan untuk bahan baku akrilik. Artinya, perlu mendalami struktur industri untuk elektonika,” ujarnya.

Berdasarkan peta jalan Making Indonesia 4.0, ditetapkan lima sektor manufaktur yang akan menjadi pionir dalam penerapan revolusi industri generasi keempat, yaitu industri makanan dan minuman, industri tekstil dan pakaian, industri otomotif, industri kimia, dan industri elektronika. Sebab, kinerja kelima sektor ini dinilai mampu memberikan kontribusi signfikan bagi perekonomian nasional.

“Kami sudah pilih lighthouse industri yang sudah siap memasuki era industri 4.0. Mereka akan menjadi percontohan sehingga industri lainnya akan mengikuti. Kami melihat, kebanyakan di sektor industri skala besar telah mengimplementasikan teknologi industri 4.0. Contohnya industri elektronika di Batam yang sudah menerapkan bagaimana industri beroperasi dengan penggunaan augmented reality dan big data,” paparnya.

Menurut Airlangga, pemerintah dalam waktu dekat akan mengeluarkan insentif fiskal super deductible tax untuk industri yang melakukan kegiatan penelitian dan pengembangan serta menjalankan program pendidikan vokasi.”Selain teknologi, kunci di industri 4.0 adalah empowering human talents,” imbuhnya.

Tahun depan, Kemenperin akan meluncurkan Indonesia readiness index (INDI 4.0). Ini merupakan tools yang diterapkan pada industri untuk melakukan self assessment. “Data penilaian tersebut akan mendukung pelaksanaan Making Indonesia 4.0,” jelas Menperin.

Jumat, 07 Desember 2018

Terapkan Digitalisasi Pelabuhan, Pelindo 1 Terima 2 Penghargaan

Medan, 7 Desember 2018. PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 menerima dua penghargaan TOP IT & TELCO 2018 dengan kategori: TOP IT on Back End & Front End 2018 serta TOP Leader on IT Leadership 2018 untuk Direktur Utama Pelindo 1, Bambang Eka Cahyana. Penghargaan ini diserahkan kepada Senior Manager Teknologi Informasi Pelindo 1, Baratto Rosalina oleh M. Lutfi Handayani, Ketua Penyelenggara TOP IT & TELCO 2018 yang sekaligus Pemimpin Redaksi Majalah It Works pada Kamis, 6 Desember 2018 di Golden Ballroom The Sultan Hotel Jakarta.
Penghargaan TOP IT & TELCO 2018 yang bertema Great IT for Great Business & Government ini diselenggarakan oleh Majalah It Works merupakan penghargaan bagi lembaga baik pemerintah maupun swasta yang dinilai berhasil membangun sistem kerja dan bisnisnya dengan memanfaatkan teknologi digital yang penilaiannya dilakukan secara obyektif dan independen oleh para pakar IT. Penghargaan ini diberikan kepada Pelindo 1 karena program dan komitmen Pelindo 1 dalam penerapan sistem IT dalam proses transformasi bisnis dan program digitalisasi pelabuhan dalam peningkatan layanan kepada pelanggan.
“Penghargaan ini merupakan apresiasi bagi Pelindo 1 yang telah menerapkan dan memanfaatkan teknologi dengan baik untuk proses bisnisnya. Dinamika era digital membuat Pelindo 1 terus melakukan inovasi dengan melakukan implementasi teknologi untuk mendukung era industri 4.0,” terang Baratto Rosalina.
Baratto Rosalina menjelaskan bahwa Pelindo 1 telah melakukan transformasi bisnis dan teknologi dengan penerapan digitalisasi pelabuhan untuk segmen layanan penumpangn serta layanan kapal dan barang. Pada segmen layanan penumpang, Pelindo 1 menerapkan sistem e-berthing dan e-pass di Terminal Penumpang Sri Bintan Pura, Tanjung Pinang yang mendukung program pemerintah Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT).
Selain itu, pada segmen layanan kapal dan barang, Pelindo 1 menerapkan Integrated Billing System (IBS) dan penyandaran kapal dengan sistem window atau jadwal yang telah direncanakan di Terminal Peti Kemas Domestik Belawan (TPKDB) dan Belawan International Container Terminal (BICT) sejak tahun 2017. Sistem ini memberikan kemudahan bagi para pengguna jasa karena dapat diakses melalui smartphone. Pelindo 1 juga sedang melakukan migrasi sistem front end Pelindo 1 dari Sistem Informasi Manajemen (SIM) Terpadu ke sistem baru yang disebut Indonesia Gateway Master Terminal (iGMT) untuk menunjang dan mempercepat program digitalisasi pelabuhan.
“Pelindo 1 akan terus berinovasi dan melakukan pengembangan IT umtuk meningkatkan kinerja perusahaan dan semakin mempermudah pengguna jasa. Ke depannya, kami akan menerapkan teknologi digital di setiap pelabuhan milik Pelindo 1 agar mampu bersaing di era pasar nasional maupun global,” tutup Baratto.
Tentang PT Pelabuhan Indonesia I (Persero)
(BUMN) yang mengelola jasa kepelabuhanan di Indonesia bagian barat. Pelindo 1 berkantor pusat di Medan dan memiliki wilayah operasi di 4 provinsi yang meliputi Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Riau daratan dan Riau Kepulauan, serta mengelola 16 cabang pelabuhan, 11 kawasan pelabuhan/ perwakilan dan mengelola 1 (satu) unit usaha yaitu, UGK (Unit Usaha Galangan Kapal) serta 6 (enam) Anak Perusahaan, yaitu PT Terminal Petikemas Indonesia (TPI), PT Prima Terminal Petikemas (PTP), PT Prima Multi Terminal (PMT), PT Prima Indonesia Logistik (PIL), PT Prima Pengembangan Kawasan (PPK) dan PT Prima Husada Cipta Medan (PHCM).
Pelayanan Pelindo 1 meliputi pelayanan kapal, pelayanan barang, pelayanan penumpang dan jasa kepelabuhanan lainnya. Pelindo I mempunyai lokasi strategis di Selat Malaka, yang merupakan selat tersibuk dalam lalu lintas perdagangan dunia dan saat ini sedang mengembangkan pelabuhan Kuala Tanjung sebagai pelabuhan Hub Port Indonesia bagian barat, serta mempunyai pintu utama eksport CPO ke seluruh dunia, yaitu melalui pelabuhan Belawan dan Dumai.
Saat ini Pelindo 1 dalam upaya meningkatkan produktivitas pelayanan secara terus menerus, telah melakukan inovasi dengan menambahkan peralatan dan perpanjangan fasilitas dermaga sehingga untuk meningkatkan produktivitas yang lebih efektif dan efisien. Pengembangan secara kontinu ini juga untuk mendukung suksesnya program pemerintah dalam percepatan pembangunan nasional dan mendukung kebijakan Pemerintah terutama dalam program tol laut untuk memperkuat konektivitas nasional dan menciptakan biaya logistik nasional secara efisien dan efektif serta meningkatkan daya saing nasional
Pelindo 1, Indonesia Gateway

Kamis, 06 Desember 2018

Direktur Utama Pertamina TOP Leader in IT Leadership 2018

Jakarta, 6 Desember 2018 – Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati dinobatkan sebagai TOP Leader in IT Leadership 2018, dalam ajang IT Telco 2018, yang diselengarakan di Jakarta, Kamis, (6/12).

Nicke dinilai telah sukses dalam penerapan aplikasi ICT (information Communication Technology) di BUMN energi yang dipimpinnya. Pertamina juga dinilai mengikuti  perkembangan bisnis berbasis digital, dimana mulai memanfaatkan bisnis retail berbasis aplikasi, dengan menggandeng pihak lain. Sehingga Pertamina dianggap siap dalam menghadapi transformasi digital yang menjadikan bisnis  tidak berjarak ruang dan waktu.

Karena itulah di ajang ini Pertamina juga mendapatkan dua penghargaan lainnya yakni Kategori TOP IT Implementation on Energy Sector 2018 dan TOP Digital Transformation Readiness 2018. Penghargaan diserahkan oleh Ketua Panitia M. Lutfi Handayani kepada perwakilan Pertamina yakni SVP Corporate ICT  Jeffrey Tjahja Indra serta VP Business Demand Joko Purnomo. 

Vice President Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito menyatakan di ajang tahunan apresiasi masyarakat dan penggiat ICT itu menjadi parameter bagi perusahaan, sejauh mana Pertamina bisa bergerak cepat dalam memaknai pergeseran shifting dari disrupsi teknologi. 

“Pertamina terus melakukan improvement dengan menerapkan cara-cara baru berbasis ICT dalam menjalankan bisnis usahanya, sekaligus menyiapkan pekerja-pekerja yang mampu mengikuti perubahan dalam berinteraksi di bisnis energi. Banyak hal yang bisa kami lakukan dalam memaksimalkan serta terus bertransformasi dalam pemanfaatan ICT di perusahaan kami,“jelasnya.

Sementara itu SVP Corporate ICT Jeffrey Tjahja Indra menyatakan Digital Transformasi menjadi salah satu fokus utama Pertamina dalam menghadapi Era Digitalisasi. Di sisi Internal, implementasi dilakukan secara holistik (teknologi, proses dan manusia) dan terintegrasi dengan dipimpin oleh bisnis serta berfokus pada tema-tema utama. Kami berharap daya saing bisnis Pertamina akan semakin mantap kedepannya,”tambahnya.

Kegiatan TOP IT & TELCO 2018 merupakan ajang penghargaan yang ke-5 kalinya dan didukung oleh beberapa asosiasi TI TELCO, seperti ASPEKTI (Asosiasi Perusahaan Konsultan Telematika Indonesia), IKTII (Ikatan Konsultan TI Indonesia), ATSI (Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia), ABDI (Asosiasi Big Data Indonesia), serta lembaga lainnya, serta mendapat perhatian khusus dari Kementerian Informasi dan Informatika.

Sektor bisnis yang dikompetisikan dalam TOP IT & TELCO adalah setor usaha Bank, BPD, Multifinance, Asuransi, E-Commerce, IT & Telekomunikasi, Energi Pertambangan, Pelabuhan dan Bandar Udara, Infrastruktur, Transportasi, Agro industri, PDAM, dan Hospitality. Sedangkan kategori untuk instansi pemerintahan terdiri dari Kementerian, Lembaga/ Badan, Pemerintahan Provinsi, Pemerintahan Kota, dan Pemerintahan Kabupaten.